LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Kejanggalan di Balik Jatuhnya Pesawat Boeing Ukraina yang Tewaskan 176 Penumpang

Pesawat Boeing 737-800 Ukraine kemarin jatuh di Iran tidak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Imam Khomeini, Teheran, menewaskan seluruh 167 penumpang dan sembilan awak kabin.

2020-01-09 15:48:32
Ukraina
Advertisement

Pesawat Boeing 737-800 Ukraine kemarin jatuh di Iran tidak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Imam Khomeini, Teheran, menewaskan seluruh 167 penumpang dan sembilan awak kabin.

Jatuhnya pesawat ini hanya beberapa jam setelah Iran melancarkan serangan rudal balistik ke dua pangkalan militer AS di Irak. Serangan rudal Iran ini adalah balasan setelah pesawat nirawak (drone) AS menewaskan Panglima Garda Revolusi Iran Qassim Sulaimani di Baghda, Irak Jumat lalu.

Laman Time melaporkan, Kamis (9/1), masih belum diketahui penyebab jatuhnya pesawat itu. Penjelasan awal dari Ukraina dan Iran saling bertentangan. Pejabat Iran mengatakan pesawat Beoing itu jatuh karena masalah teknis. Mulanya Kedutaan Ukraina di Iran setuju dengan pernyataan itu dan menyebut mesin pesawat mengalami masalah sebelum pesawat jatuh. Namun kemudian pejabat Ukraina mengatakan mereka menarik pernyataan yang menyebut penyebab jatuhnya pesawat itu karena masalah teknis dan mereka akan menyelidiki lebih lanjut.

Advertisement

Menurut laporan kantor berita the Associated Press (AP), pesawat itu akan terbang dari Teheran menuju Kiev, Ukraina, tapi mengalami penundaan selama satu jam. Setelah lepas landas, pesawat itu belum sempat mencapai ketinggian lebih dari 8.000 kaki ketika jatuh. Pernyataan dari Maskapai Internasional Ukraina membenarkan pesawat itu kemudian menurun dari 8.000 kaki hingga ke ketinggan 2.400 meter.

Tim penyelidik Iran hari ini mengatakan pesawat itu berusaha kembali ke bandara dan menurut AP tidak ada panggilan radio meminta bantuan dari pesawat itu ke menara pengawas.

Advertisement

Data dari FlightRadar24 memperlihatkan pesawat itu bisa jatuh dalam dua menit setelah lepas landas. Penyebab jatuhnya pesawat ini masih diselidiki. Juru bicara Kementerian Transportasi dan Jalan Iran, Qassim Biniaz mengatakan kepada kantor berita pemerintah, IRNA, salah satu mesin pesawat itu terbakar. Pilot kemudian kehilangan kendali dan pesawat itu jatuh.

Pejabat Maskapai Internasional Ukraina dalam jumpa pers kemarin mengatakan kru pesawat yang jatuh itu mempunyai pengalaman mumpuni dan pesawat dalam kondisi baik. Maskapai Ukraina mengumumkan mereka menunda semua penerbangan ke Teheran hingga pengumuman selanjutnya.

"Melihat pengalaman para awak kabin, kemungkinan human error sangat kecil," kata Lhor Sosnovsky, wakil presiden Maskapai Internasional Ukraina.

Pesawat itu jatuh di sebelah barat daya Teheran dan puing-puing pesawat bertebaran di kawasan ladang yang kemudian terbakar. Video dan cuplikan foto di lokasi jatuhnya pesawat memperlihatkan tim penyelamat tengah memilah barang-barang dan sisa-sisa pesawat.

Penumpang pesawat Boeing itu terdiri dari warga asal berbagai negara. Sembilan awak kabin berasal dari Ukraina. Menteri Luar Negeri Ukraina Vadym Prystaiko mengatakan penumpang terdiri dari 82 warga Iran, 63 Kanada, 11 Ukraina, termasuk awak kabin, dan juga ada 10 warga Swedia, empat Afghanistan, tiga Jerman dan tiga Inggris.

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.