Kecam Prancis, Presiden Iran Sebut Menghina Nabi Muhammad Berarti Hinaan Bagi Muslim
Presiden Iran, Hassan Rouhani mengecam perlakuan Prancis terhadap Islam. Menghina Nabi Muhammad, kata Rouhani, sama dengan menghina seluruh umat Islam di dunia.
Presiden Iran, Hassan Rouhani mengecam perlakuan Prancis terhadap Islam. Dia menegaskan dukungan Barat atas kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad tak etis dan menghina seluruh Muslim.
Dalam rapat kabinet yang disiarkan televisi pada Rabu, Rouhani mengatakan kebebasan harus disertai nilai-nilai saling menghargai dan etika.
"Orang Barat harus mengerti Nabi besar Islam dicintai seluruh Muslim dan pencinta kemerdekaan di dunia," jelasnya, dikutip dari Aljazeera, Kamis (29/10).
"Menghina Nabi adalah menghina seluruh Muslim. Menghina Nabi adalah menghina semua nabi, nilai-nilai kemanusiaan, dan sama dengan meremehkan etika."
Nabi Muhammad sangat dipuja oleh Muslim dan penggambarannya dalam bentuk visual apapun dilarang dalam Islam. Kartun yang diterbitkan di Prancis dianggap menyinggung dan bentuk Islamophobia karena dianggap mengaitkan Islam dengan terorisme.
Gambar ini secara rutin diterbitkan majalah satir Prancis, Charlie Hebdo. Kartun ini menjadi alasan di balik serangan mematikan di kantor majalah ini pada awal 2015 oleh dua pejuang jaringan Alqaidah.
Pada 16 Oktober, guru di Prancis Samuel Paty dibunuh di dekat sekolahnya di pinggiran kota Paris setelah dia menunjukkan karikatur itu kepada muridnya saat membahas materi kebebasan berekspresi.
Para pemimpin Muslim menyampaikan belasungkawa dan dukungannya pada Prancis setelah pembunuhan tersebut. Namun setelah insiden itu, muncul kekhawatiran komunitas Muslim di Prancis mereka akan mendapatkan konsekuensinya.
Para pemimpin Prancis dan Eropa mendukung kartun itu ditampilkan dengan alasan kebebasan berekspresi.
Komentar Presiden Prancis Emmanuel Macron pada 2 Oktober yang mengatakan Islam sedang dalam krisis juga memicu kemarahan dari Muslim di seluruh dunia. Hal ini kemudian menyebabkan munculnya seruan boikot produk Prancis yang dimulai di dunia Arab.
(mdk/pan)