Kebakaran rusak vihara berusia 1.300 tahun di Tibet
Sebuah laporan awal di media milik Pemerintah China tidak memberikan rincian peristiwa kebakaran, penyebab dan tingkat kerusakan akibat kebakaran juga tidak diketahui. Sedangkan postingan media sosial yang membahas kebakaran tersebut kemudian banyak disensor.
Sebuah kebakaran besar terjadi pada hari Sabtu (17/2) di Vihara Jokhang di Tibet, menimbulkan kekhawatiran akan kerusakan parah pada situs religi berusia 1.300 tahun yang dianggap sebagai jantung spiritual kepercayaan umat Buddha Tibet. kebakaran terjadi usai perayaan Imlek yang dilakukan sehari sebelumnya.
Seperti dilansir dari laman The Independent, Senin (19/2), Vihara Jokhang yang terletak di Ibu Kota Tibet, Lhasa terbakar pada pukul 6.40 malam waktu setempat. Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut, menurut sebuah laporan singkat di Harian Tibet milik pemerintah
Video di media sosial China menunjukkan atap di kompleks biara yang dipenuhi api besar yang terlihat dari jarak ratusan meter.
Sebuah laporan awal di media milik Pemerintah China tidak memberikan rincian peristiwa kebakaran, penyebab dan tingkat kerusakan akibat kebakaran juga tidak diketahui. Sedangkan postingan media sosial yang membahas kebakaran tersebut kemudian banyak disensor.
Berita tentang insiden besar di Tibet sebagai wilayah sensitif, sering kali dikontrol ketat oleh Pemerintah China.
Jokhang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO dan berisi banyak patung dan lukisan religius di kompleks yang luasnya lebih dari 6 hektare.
Baca juga:
Sabtu pagi, gempa 6,9 SR guncang Tibet
Tukang cat di India tewas bakar diri demi dukung Tibet
Mahasiswa Tibet yang bakar diri di kampus meninggal
Mahasiswa Tibet bakar diri di kampus menuntut kemerdekaan dari China
China ancam bubarkan parade peringatan perebutan paksa Tibet
Mengintip biksu cilik perdalam ilmu agama di pegunungan Himalaya
Kisah heroik dokter sukarela di desa terpencil Tibet