Kebakaran di tempat karaoke China, 18 orang tewas
Sementara itu, orang-orang di luar tempat karaoke hanya bisa menyaksikan kebakaran itu tanpa daya. Korban yang berada dalam gedung berlantai tiga itupun berusaha melarikan diri dengan cara memanjat tembok. Api baru bisa dipadamkan 25 menit setelah kebakaran dimulai.
Sebanyak 18 orang tewas dalam sebuah kebakaran yang terjadi di sebuah bar karaoke, Kota Qingyuan, Provinsi Guangdong, China. Kebakaran tersebut terjadi pada tengah malam waktu setempat.
"Selain 18 korban tewas, ada lima orang lain yang berhasil diselamatkan dari lokasi dan sudah dibawa ke rumah sakit untuk menerima perawatan," kata seorang polisi dikutip dari the New York Times, Selasa (24/4).
Sementara itu, orang-orang di luar tempat karaoke hanya bisa menyaksikan kebakaran itu tanpa daya. Korban yang berada dalam gedung berlantai tiga itupun berusaha melarikan diri dengan cara memanjat tembok. Api baru bisa dipadamkan 25 menit setelah kebakaran dimulai.
Saat ini polisi sedang menyelediki penyebab kebakaran yang kemungkinan besar disengaja ini.
"Menurut penyelidikan awal, kobaran api itu ditimbulkan oleh seseorang secara sengaja. Saat ini, pihak otoritas akan memburu dan melakukan penyelidikan terhadap orang diduga tersangka," demikian pernyataan polisi Qingyuan.
Tersangka penyebab kebakaran diyakini terlibat cekcok sebelum akhirnya nekat membakar tempat karaoke tersebut. Dia menggunakan sepeda motor untuk memblokir satu-satunya jalan keluar dan mulao menyalakan api di depan pintu masuk.
Polisi setempat sudah memerintahkan untuk menutup jalan agar tersangka yang melarikan diri bisa segera ditangkap.
Baca juga:
Kim Jong-un besuk korban kecelakaan bus wisatawan China di Korut
Bus wisata turis China di Korut jatuh dari jembatan, 30 orang tewas
Kanguru di kebun binatang China mati setelah dilempar batu oleh pengunjung
Xi Jinping disebut bakal temui Kim Jong-un di Pyongyang
4 Suku ini dandani wanita terlihat ekstrem
Imbas perang dagang China-AS, RI tak akan kebanjiran produk baja dari China
Ketua DPR terima kunjungan Dubes Republik Rakyat Tiongkok