Kata novelis ini 2022 nanti Prancis bakal dipimpin sosok muslim
Dia dituding menimbulkan ketakutan akan Islam atau Islamophobia di Prancis.
Pemimpin Partai Muslim Prancis memenangkan pemilihan umum presiden, kaum perempuan meninggalkan gaya berpakaian ala Barat dan tidak bekerja, guru-guru non muslim dipaksa berhenti mengajar dan poligami dibolehkan--itulah wajah Prancis pada 2022 menurut sebuah buku.
Novel berjudul Submission karangan Michel Houellebecq menimbulkan kontroversi sebelum diluncurkan.
Surat kabar the Independent melaporkan, Selasa (6/1), dengan munculnya novel itu kritikus menuding Houellebecq tengah menyebarkan ketakutan akan Islam atau Islamophbia di Prancis.
Laurent Joffrin, redaktur koran nasional Liberation mengatakan Submission akan menjadi sejarah karena menawarkan ide aliran politik sayap kanan dalam kesusasteraan Prancis.
Novel ini akan dirilis besok di Prancis, tiga bulan sebelum pemilihan umum presiden. Isu terkait imigran kini tengah mengemuka di publik Negeri Anggur itu.
Namun Houellebecq membantah novel bikinannya sebagai bentuk provokasi. Dia menyebut novelnya lebih realistis bagi masa depan Prancis.
"Saya mempercepat sejarah, tapi saya tidak bilang buku ini provokasi jika yang dimaksud adalah membuat orang takut," kata dia dalam wawancara dengan Paris Review.
"Buku ini memang punya sisi yang menakutkan. Saya memakai taktik ketakutan. Tapi tak jelas juga apa yang kita takutkan, pribumi atau muslim. Saya biarkan hal itu jadi misteri."
Baca juga:
Buktikan kapitalisme gagal, ekonom Prancis ogah diberi anugerah
Tim ahli dari Prancis bantu cari kotak hitam AirAsia QZ8501
Nyangkut di bak mandi enam hari, wanita ini diselamatkan pak pos
Begini cara Prancis budidaya rumput lapangan bola kelas dunia
Gaya centil wanita Prancis berenang di laut berkostum sinterklas