LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Kapal imigran kembali terbalik, 13 tewas dan 26 hilang di Turki

Dalam sehari saja (20/9), dua kapal dari dan menuju Turki celaka. Jalur Mediterania paling mematikan pengungsi

2015-09-21 15:01:07
Pengungsi Suriah
Advertisement

Kecelakaan kapal imigran kembali terjadi di lepas pantai Turki. Dilaporkan 13 orang, termasuk empat anak-anak, tewas setelah perahu kayu yang mereka tumpangi menabrak feri dalam perjalanan menuju Pulau Lesvos di Turki.

Kapal dipadati 46 pengungsi itu berangkat dari Pelabuhan Canakkale. Otoritas Turki mengirim sebuah helikopter dan enam kapal evakuasi ke lokasi tabrakan antara perahu dan kapal feri yang mengangkut barang itu.

The Independent melaporkan, Senin (21/9) tabrakan antar kapal itu ternyata insiden kedua, kemarin, terkait upaya imigran mengungsi ke Eropa. Beberapa jam sebelumnya, kapal pengungsi juga terbalik akibat ombak besar di perairan antara Turki-Yunani. Dalam kecelakaan berbeda itu, 26 imigran hilang.

Advertisement

Otoritas terkait belum menjelaskan apa kebangsaan para korban tewas. Diperkirakan imigran yang nekat menyeberang tanpa fasilitas keamanan berarti bukan cuma dari Suriah.

Jalur laut Mediterania adalah favorit para pengungsi menuju Eropa. Hingga Agustus tahun ini, 249 ribu imigran mempertaruhkan nyawa menuju ke Eropa melalui laut selatan Yunani itu.

Selama periode yang sama, 2.349 orang tewas akibat kapalnya mengalami kecelakaan. Kapal yang tidak sesuai standar itu disediakan makelar atau pelaku perdagangan manusia yang mengail untung di Turki.

Advertisement
(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.