Kapal Australia deteksi sinyal kotak hitam diduga MH370
Sinyal kotak hitam itu berada di kedalaman 4.500 meter di bawah permukaan laut.
Kepala tim pencari angkatan Udara Australia Marsekal Angus Houston dalam jumpa pers hari ini di Kota Perth mengatakan kapal Ocean Shield dari tim pencari mendeteksi sinyal kotak hitam pesawat di perairan bagian selatan Samudera Hindia. Namun belum bisa dipastikan apakah sinyal kotak hitam itu berasal dari pesawat Malaysia Airlines MH370 yang sudah hilang selama 30 hari.
Sinyal kotak hitam itu berada di kedalaman 4.500 meter di bawah permukaan laut. Temuan sinyal pertama pada Sabtu malam lalu berlangsung selama dua jam 20 menit dan sinyal kedua berlangsung selama 13 menit.
"Kita semakin dekat dengan apa yang kita perlukan," kata Houston, seperti dilansir surat kabar the Wall Street Journal, Senin (7/4). "Kita tidak bisa yakin sampai kita menemukan puing."
Menurut Houston masih perlu beberapa hari untuk memastikan sinyal itu berasal dari MH370.
Pesawat berpenumpang 239 orang itu hilang kontak sejak 8 Maret lalu. Pencarian kini masih difokuskan di bagian selatan Samudera Hindia, sekitar 1.680 kilometer sebelah barat daya Perth.
Baca juga:
Bantu cari MH370, Indonesia gunakan pesawat intai strategis
TNI AU tegaskan MH370 tak lintasi zona udara Indonesia
TNI persilakan negara lain untuk tetap cari MH370 di Indonesia
Misteri MH370 dan umur baterai kotak hitam yang habis
Pejabat Malaysia sebut MH370 terbang melintasi wilayah Indonesia