Kabar MH370 mendarat darurat di Nanming, China dibantah
Nasib pesawat Malaysia Airlines (MAS), MH370 yang belum jelas. Pesawat ini terbang dari Kuala Lumpur ke Beijing, China.
Nasib pesawat Malaysia Airlines (MAS), MH370 yang dilaporkan hilang akibat terputus hubungan pada Sabtu (8/3) dinihari pukul 2.40 pagi tadi masih belum diketahui. CEO MAS Ahmad Jauhari Yahya mengatakan, operasi pencarian dilakukan di lokasi terakhir pesawat yaitu 120 mil nautika dari Kota Bharu. Pesawat ini terbang dari Kuala Lumpur ke Beijing, China.
"Spekulasi konon pesawat ini selamat mendarat di Nanming di China juga tidak benar," ujar Jauhari Yahya dikutip Utusan.
"Kita telah menggerakkan operasi mencari dan menyelamatkan dengan pasukan keselamatan Malaysia dan Vietnam," imbuhnya.
Ahmad Jauhari juga berkata, menara kontrol tidak menerima panggilan darurat dari pesawat. Demikian juga tidak ada laporan cuaca buruk saat pesawat hilang. Pernyataan Ahmad Jauhari ini disampaikan dalam jumpa pers di Kuala Lumpur International Airport (KLIA).
Berikut perincian penumpang di MH370 berdasar kewarganegaraan:
China 152 (termasuk 1 bayi)
Malaysia 38
Indonesia 12
Australia 7
Prancis 3
Amerika Serikat 3 (termasuk 1 bayi)
Selandia Baru 2
Ukraina 2
Kanada 2
Rusia 1
Italia 1
Taiwan 1
Belanda 1
Austria 1
Pesawat tersebut diterbangkan oleh Kapten Zaharie Ahmad Shah (53), yang berpengalaman dengan 18.365 jam terbang dan bergabung dengan MAS sejak 1981. Zaharie dibantu oleh copilot Fariq Ab. Hamid (27).
Baca juga:
Beredar isu Malaysia Airlines mendarat darurat di China
Ada 12 WNI dalam pesawat Malaysia Airlines yang hilang
MH 370 habis bahan bakar setelah terbang 7 jam
MH 370 dengan 239 penumpang hilang kontak di udara Vietnam
Pesawat Malaysia Airlines berpenumpang 239 orang hilang kontak