Jurusan budaya dan bahasa paling diminati pelajar Indonesia di Jepang
Dalam program beasiswa ini, tidak ada kuota atau batasan pelajar yang ingin belajar di Jepang. Mereka akan diseleksi. Banyaknya pelajar yang lolos seleksi juga tidak dibatasi.
Pemerintah Jepang kembali membuka beasiswa Monbukagakusho untuk pelajar yang berminat berkuliah di Jepang. Di Indonesia, beasiswa ini sangat diminati. Terbukti telah terpilih 41 orang penerima beasiswa Pemerintah Jepang Monbukagakusho. Mereka akan diberangkatkan pada bulan April dan September 2018.
Dari 41 penerima beasiswa terdiri dari 30 orang untuk Pelajar Research Students. Program ini dibuat untuk studi peneliti di Universitas Pascasarjana Jepang. Jika peserta lulus tes masuk, mereka bisa melanjutkan menjadi mahasiswa reguler S2 atau S3.
Lalu 3 pelajar Gakubu (S1) di Universitas Jepang, 3 pelajar Kosen (D3) dan menjadi mahasiswa College of Technology Jepang, 5 pelajar Senshu (D2) dan menjadi mahasiswa Specialized Training College Jepang.
Atase Pendidikan Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia Yamaguchi Keiichi mengatakan banyak dari Indonesia yang mendaftar menjadi pelajar di Jepang. Tentu banyak seleksinya, yaitu seleksi dokumen, tes tulis dan wawancara.
Program beasiswa Pemerintah Jepang ini sudah dilakukan sejak 1954. Tentu sudah banyak pelajar dari berbagai dunia mengenyam ilmu di Jepang, termasuk Indonesia.
Menurut Keiichi, dari berbagai bidang yang ditawarkan untuk kuliah di Jepang, paling banyak pelajar memilih bidang teknik, budaya dan bahasa Jepang.
"Yang paling banyak (memilih) teknik sama yang ingin belajar budaya maupun Bahasa Jepang." kata Keiichi di Kedutaan Besar Jepang, Jakarta, Senin (12/3).
Dalam program beasiswa ini, tidak ada kuota atau batasan pelajar yang ingin belajar di Jepang. Mereka akan diseleksi. Banyaknya pelajar yang lolos seleksi juga tidak dibatasi.
"Untuk nanti seleksinya kita hanya bisa merekomendasikannya pada pelajar Indonesia. Kita rekomendasikan berapa orang, nanti yang menentukan berapa orang yang berangkat itu pihak Monbukagakusho-nya. Jadi kadang kuotanya kadang banyak kadang dikit. Itu nanti juga bersaing dengan peserta dari negara lain," kata Keiichi.
Keiichi berharap pelajar yang sudah lulus dari universitas di Jepang mampu mengembangkan Indonesia dan bisa mempererat hubungan persahabatan antara Jepang dan Indonesia.
"Nanti kan orang Indonesia yang belajar di Jepang pasti akan kembali lagi ke Indonesia. Diharapkan orang-orang tersebut dapat lebih mengembangkan Indonesia dan dapat mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang," katanya.
Baca juga:
Pesan Dubes Jepang kepada pelajar Indonesia peraih beasiswa Monbukagakusho
Tangis keluarga korban saat mengenang tsunami Jepang
Paket liburan termurah di Japan Travel Fair dibanderol Rp 12,3 juta
Japan Travel Fair tawarkan tiket liburan murah PP ke Jepang mulai Rp 5 jutaan
Penampakan kawah Gunung 'James Bond' di Jepang saat meletus
Antam keluarkan produk emas batang Hello Kitty gaet pembeli Jepang
Sempat panas, kartunis yang sindir Jokowi akhirnya sujud minta maaf