LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Jumlah pengungsi tak terkendali, Jerman tutup rel dari Austria

Bersikap baik pada imigran bikin Jerman dibanjiri orang asing. Sistem kuota pencari suaka akan dipertegas

2015-09-14 09:02:00
Jerman
Advertisement

Pemerintah Jerman mengakui mulai kelimpungan ketika arus pengungsi memasuki negaranya melebihi prediksi 10 ribu orang per hari. Akhirnya mulai Minggu (13/9) sore waktu setempat, jalur kereta dari Austria ditutup.

Menteri Dalam Negeri Jerman Thomas de Maiziere mengatakan pembatasan di perbatasan ini hanya sementara, setidaknya 12 jam. Negeri Panzer tetap berniat membantu pengungsi, tapi harus sesuai kuota yang sudah disepakati bersama Uni Eropa.

"Kami ingin arus imigran yang masuk lebih sesuai prosedur," ujarnya seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (14/9).

Advertisement

Jerman telah berjanji menampung imigran paling banyak dibanding negara Benua Biru lainnya. Diperkirakan 800 ribu pengungsi, diutamakan asal Suriah, akan memasuki pelbagai kota di Jerman sampai akhir 2015. Kanselir Angela Merkel beberapa kali mempersilakan pencari suaka datang ke negaranya. Begitu pun sambutan masyarakat Jerman sangat hangat pada pengungsi, termasuk kelompok suporter sepakbola.

Mendengar Jerman jadi negara paling ramah pengungsi, imigran asing ikut membonceng. Tak cuma dari Suriah, tapi juga asal Turki, Libanon, Irak, Maroko, dan banyak lagi asal Afrika. Imbasnya, Kota Munich mengeluh kedatangan 63 ribu pencari suaka tak jelas asal-usulnya kurang dari 12 hari.

Arus yang membludak ini karena pengungsi, bercampur dengan imigran yang mencari kerja, mengira mereka bisa memilih negara tujuan pemberi suaka. Hampir semua ingin menetap di Jerman.

Advertisement

"Mereka tidak bisa memilih negara pemberi suaka. Proses ke depan, mereka akan ditampung negara terakhir yang mengizinkan mereka masuk untuk mendapatkan suaka," kata de Maiziere.

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.