LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Joe Biden Ingin AS Bebas Covid-19 Saat Perayaan Hari Kemerdekaan 4 Juli

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyampaikan, pihaknya berharap Amerika bisa menandai hari kemerdekaan dan bebas dari Covid-19 pada 4 Juli jika semua orang divaksinasi.

2021-03-12 17:37:56
Joe Biden
Advertisement

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyampaikan, pihaknya berharap Amerika bisa menandai hari kemerdekaan dan bebas dari Covid-19 pada 4 Juli jika semua orang divaksinasi.

Dalam pidato primetime pertamanya sebagai presiden, Biden mengatakan dia akan memerintahkan negara bagian untuk memvaksinasi semua orang dewasa pada 1 Mei. Tindakan saat ini memprioritaskan orang berdasarkan usia atau kondisi kesehatan.

Sampai saat ini setengah juta orang Amerika telah meninggal dunia akibat Covid-19. Dalam pidatonya, Presiden Biden juga mempertimbangkan tanggal penting kapan sekelompok orang dapat berkumpul kembali.

Advertisement

“Jika kita melakukan ini bersama-sama, pada 4 Juli, ada peluang bagus Anda, keluarga dan teman Anda bisa berkumpul di halaman belakang rumah atau di lingkungan Anda dan mengadakan acara masak-memasak atau bakar-bakaran dan merayakan Hari Kemerdekaan,” jelas Biden, seperti dilansir BBC, Jumat (11/3).

Dia menambahkan, negara tidak hanya akan merayakan Hari Kemerdekaan tetapi juga kemerdekaan dari virus corona.

Sebagai bagian dari rencana perluasan vaksinasi, fasilitas vaksinasi akan ditambah di mana dokter hewan dan dokter gigi diizinkan untuk memvaksinasi masyarakat.

Advertisement

Unit khusus juga dipersiapkan jemput bola ke masyarakat, melakukan vaksinasi langsung di wilayah yang kurang terlayani.
Biden menetapkan target 100 juta vaksinasi pada hari ke-100 masa jabatannya, tetapi dalam pidatonya, dia mengatakan target ini akan tercapai pada hari ke-60.

Namun demikian dia memperingatkan “pertarungan masih jauh dari selesai”.

“Ini bukan waktunya untuk menyerah,” ujarnya.

Biden mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak sosial, mencuci tangan dan memakai masker.

“Mengalahkan virus dan kembali normal bergantung pada persatuan nasional,” kata Biden.

UU tunjangan

Pada Kamis, Presiden Biden juga menandatangani anggaran bantuan ekonomi sebesar USD 1,9 triliun.

UU itu mencakup tunjangan USD 1.400, perpanjangan tunjangan pengangguran, dan kredit pajak anak yang diharapkan dapat mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan. Pembayaran tunjangan akan dimulai bulan ini.

UU ini juga mengalokasikan USD 350 miliar untuk pemerintah negara bagian dan lokal, sekitar USD 130 miliar untuk pembukaan kembali sekolah, USD 49 miliar untuk pengujian dan penelitian Covid-19, serta USD 14 miliar untuk distribusi vaksin.

Biden mengatakan paket bantuan akan membangun kembali “tulang punggung negara ini”.

UU ini salah satu yang terbesar dalam sejarah AS, disahkan Kongres tanpa satu pun pendukung dari Partai Republik.

Partai Republik keberatan dengan besarnya anggaran tunjangan tersebut, meminta agar paket anggarannya diperkecil. Republikan juga menyarankan agar tunjangan diberikan hanya kepada mereka yang kehilangan pendapatan selama setahun terakhir.

Pandemi menyebabkan lebih dari 529.000 orang tewas di AS dan menginfeksi lebih dari 29 juta orang.

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.