LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Jerman Butuh Waktu Lebih dari Satu Tahun Lakukan Vaksinasi Seluruh Warganya

Kepala panel ahli Jerman untuk penggunaan vaksin (STIKO) memperkirakan negara itu akan membutuhkan waktu hingga tahun 2022 untuk menyuntik seluruh penduduknya dengan vaksin Covid-19.

2020-12-03 08:04:00
Jerman
Advertisement

Kepala panel ahli Jerman untuk penggunaan vaksin (STIKO) memperkirakan negara itu akan membutuhkan waktu hingga tahun 2022 untuk menyuntik seluruh penduduknya dengan vaksin Covid-19. Hal ini karena keterbatasan kapasitas pelaksana vaksinasi dan fasilitas pendukung.

"Jika Anda dapat memberikan suntikan pada 150 ribu hingga 200 ribu orang sehari, jadi dalam lima atau enam hari seminggu, dengan asumsi vaksin tersedia dan orang bersedia untuk divaksinasi, maka Anda dapat menghitung berapa lama waktu yang dibutuhkan," kata kepala STIKO Thomas Mertens kepada Rheinische Post seperti dikutip Reuters, Rabu (2/12).

"Maka Anda perlu 100 hari untuk memvaksinasi 15 juta orang," ujar dia, menurut ringkasan wawancara yang akan diterbitkan oleh surat kabar harian pada Kamis (3/12).

Advertisement

Pemerintah Jerman saat ini sedang bergegas mempersiapkan pusat vaksinasi di seluruh negeri sehingga dapat mulai menawarkan suntikan dengan cepat begitu vaksin telah disetujui di Eropa.

Moderna dan Pfizer-BioNTech bersaing ketat untuk meluncurkan vaksin Covid-19 mereka setelah keduanya mengajukan permohonan persetujuan darurat Uni Eropa minggu ini, meskipun ada ketidakpastian apakah peluncuran dapat dimulai tahun ini.

Inggris telah menyetujui vaksin Pfizer-BioNTech pada Rabu, mendahului Amerika Serikat dan Eropa untuk menjadi negara pertama di Barat yang secara resmi mendukung suntikan yang disebut akan menjangkau orang-orang yang paling rentan awal pekan depan.

Advertisement

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa 60 persen hingga 70 persen populasi perlu memperoleh kekebalan, baik melalui vaksin Covid-19 atau melalui infeksi, agar pemerintah dapat mencabut aturan seperti pembatasan pertemuan pribadi. Namun, vaksinasi sifatnya tidak wajib di Jerman.

Baca juga:
Vaksin Covid-19 Jadi Harapan Pemulihan Ekonomi Masyarakat
Parlemen Jepang Sahkan UU Gratiskan Vaksin untuk Seluruh Warga
Inggris Negara Pertama yang Menyetujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Pfizer
Garut Sudah Siapkan Tempat Penyimpanan Vaksin Covid-19
Luhut Optimis Ekonomi RI Tumbuh Positif di 2021
Vaksinasi Pertama di AS Diberikan Pada Petugas Kesehatan & Perawat Panti Jompo

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.