LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Jepang Cabut Imbauan Waspada Gempa Besar

Bermula dari gempa yang terjadi pada 8 Desember lalu, kemudian pemerintah setempat mengeluarkan imbauan bersiap gempa dahsyat. Namun kini sudah dicabut.

Selasa, 16 Des 2025 16:11:00
jepang
Ilustrasi Gempa (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com) (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Badan Meteorologi Jepang (JMA) telah mencabut peringatan yang jarang terjadi mengenai potensi gempa besar atau megaquake pada Selasa (16/12/2025), sekitar seminggu setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,5 mengguncang wilayah lepas pantai utara Jepang.

Gempa yang terjadi pada 8 Desember itu menyebabkan gelombang tsunami setinggi 70 sentimeter dan melukai lebih dari 40 orang; meskipun demikian, tidak ada laporan mengenai kerusakan yang signifikan.

Setelah kejadian tersebut, pejabat JMA mengeluarkan imbauan yang tidak biasa, yaitu peringatan akan meningkatnya risiko mega gempa di utara Jepang.

Mega gempa didefinisikan sebagai gempa dengan magnitudo 8,0 atau lebih. Para ilmuwan menjelaskan bahwa setelah gempa dengan magnitudo 7,0 atau lebih, terdapat kemungkinan satu persen untuk terjadi mega gempa dalam tujuh hari ke depan.

Advertisement

Oleh karena itu, imbauan ini mendorong masyarakat untuk mempersiapkan tas darurat sebagai langkah antisipasi jika perlu evakuasi cepat.

Issei Suganuma, pejabat JMA, menyatakan kepada AFP pada Selasa bahwa masa peringatan khusus bagi masyarakat telah berakhir pada tengah malam.

Advertisement

Namun, Suganuma menegaskan bahwa berakhirnya peringatan ini tidak berarti bahwa gempa tidak akan terjadi lagi. Ia mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

JMA juga menyebutkan bahwa risiko terjadinya mega gempa di lepas pantai utara Jepang masih lebih tinggi dari tingkat normal, meskipun diperkirakan akan berkurang seiring waktu.

Sesuai dengan pedoman pencegahan bencana yang dikeluarkan pemerintah pada bulan Maret, sebuah mega gempa di lepas pantai Hokkaido-Sanriku dapat menyebabkan tsunami setinggi 30 meter dan berpotensi menewaskan sekitar 199.000 orang.

Advertisement

Pedoman yang sama juga menyebutkan bahwa gempa tersebut dapat menghancurkan hingga 220.000 rumah dan bangunan, serta menyebabkan kerugian ekonomi yang diperkirakan mencapai 31 triliun yen atau setara dengan Rp3.400 triliun.

Berita Terbaru
  • Xabi Alonso Dikabarkan Sepakat Jadi Pelatih Baru Chelsea, Tantangan Besar Menanti
  • Polda Banten Panen Jagung 29,5 Ton, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045
  • Tokoh Kaltim Desak Dewan Konsisten Kawal Hak Angket Evaluasi Kinerja Gubernur Kaltim
  • Polda Papua Pastikan Kamtibmas Wamena Kondusif, Aktivitas Masyarakat Kembali Normal
  • Pasaman Barat Sediakan Rumah Tunggu Kelahiran untuk Ibu Hamil Berisiko Tinggi, Tingkatkan Akses Layanan Kesehatan
  • berita update
  • gempa jepang
  • jepang
  • konten ai
Artikel ini ditulis oleh
Editor Fauzan Jamaludin
K
Reporter Khairisa Ferida
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.