Israel tolak permintaan pembebasan gadis Palestina yang serang tentara
Bagi rakyat Palestina, Tamimi dianggap sebagai pahlawan dan menjadi simbol perlawanan terhadap pendudukan Israel. Namun bagi Israel ia dianggap sebagai tukang onar dan seseorang yang hanya ingin mendapatkan popularitas.
Penjara Rimonim Israel pada hari Rabu menolak permintaan untuk membebaskan remaja Palestina Ahed Tamimi yang ditahan sejak bulan Maret.
Channel 10 Israel melaporkan bahwa pengacara untuk Tamimi, tidak berhasil mengajukan petisi untuk pembebasan awal klien mereka dari penjara.
Tamimi adalah seorang gadis muda yang berani melawan militer Israel.
Bagi rakyat Palestina, Tamimi dianggap sebagai pahlawan dan menjadi simbol perlawanan terhadap pendudukan Israel. Namun bagi Israel ia dianggap sebagai tukang onar dan seseorang yang hanya ingin mendapatkan popularitas.
Menurut penyiar, layanan keamanan Shin Bet Israel telah merekomendasikan sebelumnya bahwa Tamimi tidak akan dibebaskan lebih cepat dari jadwal yang telah diputuskan. Gadis berusia 17 tahun itu harus tetap berada di balik jeruji penjara karena alasan penangkalan, dilansir dari laman Anadolu Agency, Kamis (7/6).
Pada 21 Maret, pengadilan militer Israel memvonis Tamimi delapan bulan penjara karena menyerang seorang tentara Israel.
Baca juga:
Menlu Retno bertemu dengan Menlu AS bahas isu terorisme hingga Palestina
Alat Israel ini halau serangan layang-layang Palestina
Israel sebut penembakan perawat Palestina tidak disengaja
Argentina batalkan pertandingan lawan Israel karena tekanan Palestina
Arab Saudi kecam kekerasan yang dilakukan Israel kepada warga Palestina
Layang-layang dan balon jadi senjata alternatif Palestina serang Israel