LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Israel Tahan 600 Warga Palestina Tanpa Alasan, Hanya dengan 'Bukti Rahasia'

Ini merupakan angka tertinggi sejak 2016.

2022-05-04 10:28:49
Konflik Palestina-Israel
Advertisement

Israel menangkap sekitar 600 warga Palestina tanpa proses hukum, dan ini merupakan angka tertinggi sejak 2016, menurut kelompok HAM Israel, HaMoked.

HaMoked yang secara rutin mengumpulkan data dari otoritas penjara mengatakan pada Senin, sampai Mei ada 604 tahanan yang ditahan di lapas administratif. Dari 604 itu hampir seluruhnya warga Palestina karena penjara administratif sangat jarang digunakan untuk warga Yahudi.

Mereka yang disebut tahanan administratif ini ditangkap berdasarkan "bukti rahasia". Mereka juga tidak tahu tuduhan atau dakwaan yang dialamatkan pada mereka, serta tidak diizinkan membela diri di pengadilan. Mereka biasanya ditahan selama enam bulan namun dapat diperpanjang menjadi bertahun-tahun.

Advertisement

Israel mengatakan prosedur tersebut memungkinkan pihak berwenang menahan tersangka sembari terus mengumpulkan bukti, namun para pengkritik dan kelompok HAM menyebut sistem itu disalahgunakan secara meluas dan mengabaikan proses hukum.

Dikutip dari Al Jazeera, Rabu (4/5), HaMoked mengatakan 2.441 warga Palestina saat ini dipenjara setelah disidang di pengadilan militer. Sementara sebanyak 1.478 orang ditahan untuk menjalani pemeriksaan, menghadapi dakwaan, dan menunggu persidangan.

Militer Israel belum menanggapi permintaan komentar terkait data terbaru ini.

Advertisement

Terakhir kali Israel menangkap para tahanan administratif ini pada Oktober 2016 setelah meningkatnya serangan yang dilakukan warga Palestina yang tinggal di bawah pendudukan Israel dan di tengah proyek perluasan permukiman ilegal Israel.

Direktur HaMoked, Jessica Montell mengatakan serangan tersebut tidak bisa dijadikan pembenaran untuk menangkap ratusan orang selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun tanpa dakwaan.

Beberapa warga Palestina yang ditahan dalam tahanan administratif ini melakukan mogok makan dalam waktu lama sebagai bentuk protes. Para tahanan administratif dan para pengacaranya juga memboikot pengadilan militer Israel sejak awal tahun ini sebagai bentuk protes.

Baca juga:
VIDEO: 200 Ribu Jemaah Salat Idulfitri Masjid Al Aqsa, Tentara Israel Mengintai
Tentara Israel Tewas Ditembak Kelompok Militan Palestina di Tepi Barat
Dibantu Foto Depan Kabah, Kakek ini Menangis saat Tahu Pria ini yang Membantunya
Sejarah Arti Status Quo di Kompleks Masjid Al-Aqsa
Israel Perketat Syarat Masuk Warga Negara Asing ke Tepi Barat Palestina
Joe Biden Akhirnya Buka Suara Soal Konflik di Al-Aqsa

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.