Israel rudal 2 warga Palestina yang mencoba menerobos pagar pembatas
Aksi balasan ekstrem diambil tentara Israel dengan alasan untuk mencegah pelanggaran perbatasan dari wilayah dikuasai Hamas. Mereka juga terkadang menyusul api ke arah para pengunjung rasa.
Tentara Israel mengerahkan serangan rudal ke perbatasan kantung Gaza setelah mencurigai adanya sekelompok orang yang mencoba merusak pagar perbatasan. Akibatnya, dua warga Palestina tewas terkena ledakan.
"Dua warga Palestina tewas oleh serangan rudal Israel di dekat perbatasan," kata petugas medis Gaza, dikutip dari laman Reuters, Selasa (18/9).
Meski kematian dua warga Palestina itu sudah dikonfirmasi, namun identitas keduanya tidak diungkap ke publik.
Sementara itu, juru bicara militer Israel membenarkan serangan terjadi di desa Qarara itu dalam sebuah pernyataan dikeluarkan kemarin malam. Pihaknya mengatakan bahwa ada 'teroris' yang mendekat ke pagar perbatasan Jalur Gaza dan mencoba menaruh sebuah benda di dekatnya.
Juru bicara tersebut mengatakan menemukan dua bom beberapa hari lalu yang ditanam di dekat pagar. Bom itu diyakini ditanam oleh massa Palestina yang melakukan demonstrasi sejak 30 Maret lalu.
Aksi balasan ekstrem diambil tentara Israel dengan alasan untuk mencegah pelanggaran perbatasan dari wilayah dikuasai Hamas. Mereka juga terkadang menyusul api ke arah para pengunjung rasa.
Hingga saat ini, perang antara tentara Israel dan para demonstran masih berlangsung. Setidaknya 179 orang telah tewas dalam peperangan tersebut.
Baca juga:
Trump cabut visa dan usir Dubes Palestina beserta keluarga dari AS
Israel bebaskan tahanan AS yang blokir pembangunan pemukiman ilegal di Palestina
Warga Palestina tikam aktivis Israel kelahiran Amerika hingga tewas
Menanti peran PBB akhiri penderitaan rakyat Palestina
Protes anti Israel di jalur Gaza, 3 tewas dan 248 orang cedera
Negara Liga Arab sepakat naikkan dana sumbangan UNRWA demi pengungsi Palestina