Israel mundur dari pencalonan Dewan Keamanan Tidak Tetap PBB
Pada bulan April, Dewan Keamanan PBB menyerukan penyelidikan bentrokan di perbatasan Israel dengan Gaza yang menyebabkan 15 warga Palestina tewas selama kampanye 'March of Return', yakni serangkaian protes massa di sepanjang perbatasan menjelang Nakba Day 15 Mei.
Israel menarik diri dari persaingan melawan Jerman dan Belgia untuk memperebutkan kursi Dewan Keamanan Tidak Tetap PBB, yang dialokasikan untuk Eropa Barat dan Kelompok Lain, Jumat (4/5).
"Setelah berkonsultasi dengan mitra kami, termasuk teman-teman baik kami, Negara Israel telah memutuskan untuk menunda pencalonannya mendapatkan kursi di Dewan Keamanan," ujar delegasi Israel kepada PBB, dikutip dari Haaretz, Sabtu (5/5).
Namun, ia menambahkan Israel akan tetap menggunakan haknya untuk berpartisipasi dalam kegiatan PBB di tahun mendatang, termasuk di Dewan Keamanan, dengan penekanan pada pembangunan dan inovasi dunia.
Pada bulan April, Dewan Keamanan PBB menyerukan penyelidikan bentrokan di perbatasan Israel dengan Gaza yang menyebabkan 15 warga Palestina tewas selama kampanye 'March of Return', yakni serangkaian protes massa di sepanjang perbatasan menjelang Nakba Day 15 Mei.
Sejauh ini, 45 warga Palestina telah tewas sejak protes dimulai enam minggu lalu.
Ada 15 negara di dewan itu, dengan lima negara yang duduk sebagai anggota tetap, yakni China, Prancis, Rusia, Inggris dan Amerika Serikat. Bersama dengan sepuluh anggota terpilih dengan masa jabatan dua tahun.
Lima kursi non permanen akan diperebutkan tahun ini, dan Majelis Umum PBB akan mengadakan pemilihan bulan depan untuk memutuskan negara mana yang mendapatkannya.
Baca juga:
Iran ungguli Israel dalam riset ilmu di Timur Tengah
Bentrok di perbatasan, warga Palestina berjatuhan ditembak tentara Israel
Sejarah Iran vs Israel, dulu pernah mesra bersekutu, kini sengit berseteru
Tak selamanya orang Yahudi pro Israel, ada juga yang protes
Saat orang Yahudi membakar bendera Israel dalam perayaan Lag BaOmer
Minta dukungan AS, Israel sedang persiapkan perang lawan Iran