Israel Desak Vaksinasi Covid-19 Remaja untuk Cegah Penyebaran Varian Delta
Pada Senin, Israel merekomendasikan semua remaja berusia 12-15 tahun divaksinasi Covid-19, untuk mencegah penyebaran virus corona varian Delta yang lebih menular.
Pada Senin, Israel merekomendasikan semua remaja berusia 12-15 tahun divaksinasi Covid-19, untuk mencegah penyebaran virus corona varian Delta yang lebih menular.
Israel memperluas kelayakan vaksin bulan lalu dengan memasukkan remaja dan sekarang menyerahkan hal tersebut kepada preferensi orang tua.
Sekitar tiga perempat orang Israel dalam kelompok usia yang memenuhi syarat telah menerima vaksin dan dampaknya infeksi mengalami penurunan tajam dari puncak lebih dari 10.000 kasus harian pada Januari menjadi satu digit kasus harian di bulan ini.
Sejak saat itu, Israel mencabut hampir semua pembatasan jarak sosialnya, meskipun perbatasan sebagian besar tetap tertutup untuk wisatawan.
Namun pekan lalu, dikutip dari Al Arabiya pada Selasa (22/6), Israel mencatat kasus Covid-19 baru di dua sekolah dan tingkat infeksi positif harian naik menjadi 100, sebagaimana ditunjukkan data Kementerian Kesehatan.
Kementerian Kesehatan kemudian mengeluarkan rekomendasi resmi untuk anak berusia 12-15 tahun untuk mendapatkan vaksinasi, menekankan perjalanan ke luar negeri diperkirakan akan meningkat selama musim panas.
Nachman Ash, koordinator tanggap pandemi nasional, mengatakan sebelumnya bahwa langkah itu "pasti akan benar pada tahap ini".
"Kita seharusnya tidak menunggu angka yang lebih tinggi. Kita telah melihat ada beberapa anak yang terinfeksi selama sepekan terakhir."
Terpisah, Menteri Kesehatan Israel mengatakan pemerintah akan mulai mengenakan denda pada warga yang bepergian ke negara-negara yang dianggap tidak aman karena tingkat infeksi yang tinggi.
Israel menjadi salah satu negara dengan tingkat vaksinasi tertinggi di dunia. Israel menginokulasi warganya menggunakan vaksin Pfizer.
(mdk/pan)