ISIS tawarkan Rp 656,4 juta demi kepala pemburu imigran gelap
ISIS merasa resah karena pria ini kerap menggagalkan para jihadis yang ingin bergabung.
Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) membanderol kepala pemburu imigran gelap bernama Dinko Valev seharga USD 50 ribu atau setara dengan Rp Rp 656,4 juta. Hal tersebut dilakukan karena kelompok militan merasa resah akan sepak terjang Valev yang kerap menggagalkan para imigran gelap di Bulgaria yang hendak bergabung dengan ISIS.
Seperti dilansir koran Daily Mail, Jumat (8/7) Valev beroperasi menggunakan dua kendaraan militer dan anjing pelacak. Pria berusia 29 tahun melancarkan aksinya di sekitaran kota Yambol, dekat perbatasan Turki. Otoritas setempat yang merasa terbantu dengan sepak terjang Valev telah mengingatkan dirinya untuk terus berhati-hati, seiring namanya yang telah masuk target sayembara ISIS.
Saat melancarkan aksinya, Valev tidak sendiri. Pria ini mengklaim dirinya sebagai ketua penjaga perbatasan Bulgaria-Turki dengan sejumlah personel.
"Saya melakukan hal ini bak kegiatan olahraga, karenanya ini tidak bisa dikategorikan sebagai aksi kekerasan," katanya.
Awal tahun ini Valev memfokuskan diri terhadap penangkapan tiap kegiatan imigran ilegal. Tidak tanggung, dia menyamaratakan mereka sebagai jihadis yang hendak bergabung dengan ISIS dan tidak peduli akan klaim yang menyebutnya seorang tukang teror.
Baca juga:
ISIS tawarkan Rp 656,4 juta demi kepala pemburu imigran gelap
Porak-poranda masjid di Irak dihantam bom, 30 tewas
Kabur dari perang, tujuh militan ISIS direbus hidup-hidup
Ini wajah 5 pria diduga pelaku teror Bangladesh
Sekjen PBB: Dunia harus lawan ekstremisme lewat media sosial