ISIS minta pemilik toko di Kota Mosul tutupi semua wajah manekin
Para pemilik toko mengatakan mereka telah diberitahu untuk menutupi wajah manekin baik itu pria dan wanita.
Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dilaporkan telah memberikan instruksi ketat kepada para pemilik toko di Kota Mosul, Irak, untuk menutupi wajah semua manekin ada di toko mereka, beberapa bulan setelah ISIS berhasil merebut kendali kota terbesar kedua di Irak itu.
Menurut kantor berita the Associated Press, para pemilik toko di Kota Mosul mengatakan mereka telah diberitahu untuk menutupi wajah manekin baik itu pria dan wanita ada di toko mereka. Ini rupanya sejalan dengan interpretasi ketat dari hukum syariah yang melarang patung atau karya seni yang menggambarkan bentuk manusia, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Rabu (23/7).
ISIS awal bulan ini menyatakan sebuah Negara Islam mencakup wilayah Irak dan Suriah di bawah "khalifah" Abu Bakr al-Baghdadi. ISIS berhasil menguasai Mosul pada 10 Juni lalu sebagai bagian dari kampanye mereka melawan pemerintahan Baghdad kini dipegang Perdana Menteri Nuri al-Maliki.
Kelompok militan ini juga telah memberlakukan pembatasan ketat lainnya di Kota Mosul, rumah bagi beberapa komunitas Kristen paling kuno di wilayah tersebut.
Tindakan keras paling baru-baru dari ISIS adalah ketika mereka memerintahkan warga Kristen untuk masuk Islam, membayar pajak atau menghadapi kematian. Akibatnya banyak komunitas dari masyarakat kuno ini telah melarikan diri dari kota itu.
(mdk/fas)