ISIS klaim pelaku serangan kelab malam di Istanbul
ISIS klaim pelaku serangan kelab malam di Istanbul. ISIS mengeluarkan pernyataan resmi pagi tadi di Telegram. Sebanyak 39 orang tewas, salah satunya perwira polisi. Situasi Kota Istanbul belakangan sudah diperketat dengan kehadiran 17.000 petugas polisi.
Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan teror di kelab malam Reina di wilayah Ortakoy, Istanbul, Turki yang menewaskan 39 orang.
Harian Daily Mail, Senin (2/1), melaporkan kelompok ekstremis tersebut telah mengeluarkan pernyataan resmi pagi tadi bahwa mereka yang telah melakukan serangan di kelab malam tersebut.
"Dalam operasi lanjutan ISIS melawan para pelindung kaum salibis, Turki, seorang pejuang khalifah menyerang salah satu kelab malam terkenal di saat umat Kristen merayakan hari libur kelahiran nabi mereka," kata pernyataan ISIS yang beredar di Telegram.
Sebelumnya, aksi teror dilakukan orang tidak dikenal di sebuah kelab malam. Dilaporkan sebanyak 39 orang tewas (sebelumnya diberitakan 35 orang), salah satunya perwira polisi. Sementara itu, 40 lainnya dilaporkan terluka karena penyerangan dilakukan saat kelab sedang ramai pengunjung.
Situasi Kota Istanbul belakangan sudah diperketat dengan kehadiran 17.000 petugas polisi, menyusul serangkaian serangan teror dalam beberapa bulan terakhir.
Sementara itu, selang beberapa jam setelah penyerangan tersebut dilakukan, seorang pria bersenjata senapan meneror masjid Hasan Pasha, Algeria, Istanbul.
Kejadian bermula saat orang-orang sedang berkumpul di masjid untuk melaksanakan ibadah salat ketika tiba-tiba seorang pria datang dan melepaskan tembakan. Sebanyak dua orang terluka akibat insiden ini dan saat ini sudah dilarikan ke rumah sakit untuk menerima perawatan.
Baca juga:
Kelab malam di Istanbul diserang usai tahun baru, 35 orang tewas
Penembakan di kelab malam Istanbul, 16 warga asing jadi korban
Penembakan brutal di kelab malam Turki tewaskan 35 orang
Usai pembantaian di kelab malam, pria bersenjata teror masjid Turki
Peluru kena ponsel, pria ini selamat dari penembakan di kelab malam