LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Ini sosok Kim Jong-un di mata Donald Trump

Ini sosok Kim Jong-un di mata Presiden Donald Trump. Di tengah kondisi memanas antara Amerika Serikat dan Korea Utara, Presiden Donald Trump malah memberikan pandangan tak terduga terhadap Pemimpin Korut Kim Jong-un.

2017-04-28 17:18:06
Amerika Serikat
Advertisement

Di tengah kondisi memanas antara Amerika Serikat dan Korea Utara, Presiden Donald Trump malah memberikan pandangan tak terduga terhadap Pemimpin Korut Kim Jong-un. Dalam wawancara dengan kantor berita Reuters, Trump mengaku Jong-un cukup hebat karena berhasil mengambil alih sebuah rezim di usia muda.

"Umurnya (saat itu) masih 27 tahun. Ayahnya meninggal, lalu dia mengambil alih sebuah rezim. Jadi menurut saya itu bukanlah hal mudah, terutama dia melakukannya di usia semuda itu," kata Trump seperti dilansir dari laman Independent, Jumat (28/4).

Tetapi setelah mengungkapkan hal tersebut, Trump mengklarifikasi dirinya tidak memberi pujian terhadap Jong-un. Dia hanya memberi penilaian khususnya pada situasi sekarang di mana kerasionalan Jong-un kerap dipertanyakan.

"Saya tidak memberinya pujian, saya hanya bahwa itu adalah hal yang sangat sulit dilakukan. Mengenai apakah dia rasional atau tidak, saya tidak memiliki pendapat mengenai hal itu. Saya harap dia orang yang rasional," jelas Trump.

Komentar Trump sejalan dengan keputusan Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson untuk duduk bersama dan mengadakan pembicaraan langsung dengan pemimpin Korut mencari solusi diplomatik.

"Tentu saja ini jelas. Itulah cara kami untuk menyelesaikan masalah ini," kata Tillerson dalam sebuah wawancara.

Menurut Tillerson, upaya diplomatik sebenarnya bisa dengan mudah dibangun dengan Korut. Sebab, pemimpinnya bukanlah orang tak waras seperti yang banyak diberitakan selama ini.

"Semua indikasi menunjukkan bahwa dia tidak gila. Dia mungkin kejam, mungkin juga pembunuh, atau seseorang yang sering kita pikirkan selama ini. Menurut kita ini memang tidak masuk akal, tetapi dia tidak gila," ungkap Tillerson.

Kemungkinan besar pernyataan tersebut diungkapkan dengan harapan bahwa Jong-un bisa melepaskan ambisi nuklirnya secara sukarela. Sebab, AS menilai uji coba nuklir yang kerap dilakukan Korut menimbulkan ketegangan dengan beberapa negara lain.

Baca juga:
Usai ancam AS, Kim Jong-un malah kunjungi peternakan babi
Korea Utara pamer kekuatan tempur usai AS-Korsel unjuk gigi
Ini yang bakal terjadi jika Trump perang dengan Korea Utara
Kim Jong-un fans berat Liga Italia Seri A
Ini pesan Donald Trump buat Indonesia

Advertisement
(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.