Ini peran WNI simpatisan ISIS buat serang rombongan Raja Salman
Ini peran WNI simpatisan ISIS buat serang rombongan Raja Salman. Aparat kepolisian Malaysia berhasil mengungkap AA, seorang WNI yang diduga terlibat dalam rencana serangan terhadap rombongan Raja Salman. Tugasnya adalah sebagai perakit bom untuk dipasang dalam mobil.
Aparat kepolisian Malaysia berhasil mengungkap aksi terorisme yang dilakukan simpatisan ISIS untuk menyerang rombongan Kerajaan Arab Saudi. Tujuh orang dibekuk, enam di antaranya merupakan warga asing termasuk warga negara Indonesia (WNI) berinisial AA.
Dilansir The Star, Rabu (8/3), rupanya AA memiliki peran khusus dalam rencana penyerangan yang ditujukan bagi rombongan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud saat mengunjungi Malaysia, pekan lalu. Tugasnya cukup vital, yakni membuat bom.
Berdasarkan informasi yang didapatkan The Star, AA mengetahui cara membuat bom, dan mendapatkan instruksi secara langsung dari militan Malaysia Mohamad Wanndy Mohamad Jedi di Suriah. Nantinya, bom itu bakal dipasang di dalam mobil untuk melakukan sebuah serangan bunuh diri.
Mobil inilah yang nantinya akan menerobos barikade keamanan dan menabrak salah satu kendaraan dari rombongan Raja Saudi, sebelum diledakkan. Beruntung, upaya ini berhasil tercium oleh aparat dan langsung digagalkan.
Kepala Kepolisian Diraja Malaysia, Irjen Pol Tan Sri Khalid Abu Bakar mengungkapkan, para militan ini masuk ke negaranya dengan menggunakan dokumen perjalanan palsu, serta terlibat dalam penyelundupan obat-obatan terlarang.
"Kami berhasil menangkap mereka tepat waktu," katanya.
Dilaporkan, para militan asal Yaman ditangkap di Cyberjaya, Malaysia sejak Minggu (26/2) lalu, atau selang sehari jelang kedatangan Raja Salman ke Malaysia. Seluruh pelaku berusia antara 26 sampai 33 tahun.
Salah satu militan bekerja sebagai juru masak untuk masakan Yaman di sebuah restoran, satunya seorang mahasiswa di sebuah universitas swasta dan sisanya merupakan pengangguran. Sedangkan seorang warga Malaysia yang turut dibekuk dalam rencana aksi teroris itu merupakan teknisi pabrik dan AA adalah seorang petani.
Baca juga:
WNI ditangkap diduga berkomplot ingin serang keluarga kerajaan Saudi
Diduga akan lancarkan teror, WNI ditangkap kepolisian Malaysia
Siti Aisyah tulang punggung ekonomi keluarga, rutin kirim uang
Wapres JK soal Siti Aisyah: Dia korban dari semacam rekayasa
Dubes RI untuk Malaysia kesulitan temui Siti Aishah di Selangor