Ini pembunuhan anjing terkeji di AS, penyayang binatang pada pingsan
Anjing bernama Foxx ini diculik, dipukuli sampai mati, jasadnya dikembalikan pada si pemilik pekan lalu.
Warga Kota Pembroke Pines, Florida, Amerika Serikat, digegerkan oleh pembunuhan seekor anjing jenis pomeranian. Soalnya, cara pelaku menghabisi nyawa hewan 13 tahun itu sangat sadis.
Daily Mail melaporkan, Rabu (12/8), anjing diberi nama Foxx itu hilang pekan lalu. Diduga kuat, dia memang sengaja diculik oleh para pelaku ketika bersantai di halaman belakang kediaman majikannya.
Nahas, setelah hilang tiga hari, mayat Foxx tergeletak begitu saja di tangga dekat rumah sang pemilik, Ronald Boisvert. Para tetangga yang menemukan jasad hewan malang tersebut.
Di atas jasad anjing itu, terdapat kertas bertuliskan 'kami memukulinya sampai mati, LoL, hahaha."
Kekasih Ronald, Verline Barthelemy, mengaku sangat terkejut karena ada manusia yang bisa bertindak sekejam itu pada binatang. Ronald, menurutnya, sampai sekarang masih terkejut mengetahui anjing kesayangannya dibunuh secara keji.
"Saya sangat berharap (Foxx) tidak menderita ketika dipukuli. Saya berharap dia langsung tewas," kata Verline sambil menangis.
Aparat tengah menyelidiki kasus pembunuhan Foxx. "Kasus ini khas, tidak mengancam hewan lain, tapi kami akan menggelar penyelidikan karena pelaku melanggar perda perlindungan hewan," tulis pernyataan pers Kepolisian Pembroke.
Pengguna Internet sedunia mengecam tindakan keji pelaku. "Jika mereka bisa enteng melakukannya pada anjing, tidak menutup kemungkinan manusia jadi sasaran berikutnya," tulis Reubenne asal Australia.
Chetan Bharadia, penyayang binatang asal London, mengaku terpukul mengetahui berita pembunuhan anjing itu. "Hatiku hancur, aku tidak bisa membayangkan apa yang dialami anjing malang itu selama disiksa," tulisnya.
(mdk/ard)