LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Ini para pilot jagoan Rusia pembantai pesawat jet AS di Perang Korea

Mereka mengandalkan pesawat MiG-15 yang sangat ditakuti pada waktu itu. Mimpi buruk untuk F-86 AS.

2015-08-24 08:15:00
Konflik Korea
Advertisement

Suhu di semenanjung Korea makin memanas. Korea Selatan dan Korea Utara sama-sama siap memobilisasi pasukannya ke perbatasan.

Penyebabnya Korea Utara memprotes tindakan Korea Selatan yang menyiarkan propaganda anti Korut. Keduanya saling menembakkan artileri ke wilayah lawan.

Jika perang benar-benar pecah, maka Perang Korea Jilid II tentu tak hanya diikuti Korut dan Korsel. AS dan sekutunya pasti akan ikut terlibat di dalamnya.

Hal ini mengingatkan pada Perang Korea tahun 1950-1953. Perang ini menyeret AS dan sekutunya mendukung Korsel. Di lain pihak Rusia dan China memberikan bantuan untuk Korut.

Perang Korea merupakan pertama kalinya duel antara pesawat jet terjadi. Para pilot Uni Soviet ikut memberikan bantuan secara tak resmi pada tentara China dan Korut. Mereka mengandalkan pesawat MiG-15 yang sangat ditakuti pada waktu itu.

Ada nama Kolonel Yevgeny Georgievich Pepelyaev yang dicatat sebagai si pembunuh F-86. Pepelyaev disebut menjatuhkan 23 pesawat tempur milik AS. Ada juga yang menyebutnya hanya 19 pesawat dengan perincian 14 F-86, Dua F-84s, satu F-80 and dua F-94.

Komandan Resimen Udara ke-196 ini tercatat terlibat dalam 38 pertempuran udara melawan AS. Dia dinobatkan sebagai pahlawan bagi rakyat Uni Soviet dan dua kali menerima penghargaan Bintang Lenin.

Selain Pepelyaev, ada nama Nikolay V Sutyagin. Pilot MiG-15 ini ada di posisi kedua dengan membantai 22 pesawat AS. Dia juga dianugerahi gelar pahlawan.

Di pihak AS ada Kapten Joseph C. McConnell yang ditakuti para pilot MiG. Selama perang Korea, McConnel setidaknya mengirimkan 16 pesawat MiG-15 terhempas ke tanah.

Kini jika perang kembali terjadi di Semenanjung Korea, sjarah akan terulang. Mig-21 Korut akan bertarung melawan F-16 milik Korsel.(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.