Inggris akan pindahkan Skripal dan putrinya ke AS dengan identitas baru
"Tempat yang jelas untuk migrasi mereka adalah AS karena ada kemungkinan lebih kecil bahwa mereka akan dibunuh dan lebih mudah untuk mempertahankan mereka di sana," kata sumber itu. Sumber itu menambahkan bahwa kedua korban telah sadar dan menyatakan harapan bahwa mereka akan membantu penyelidikan sesegera mungkin.
Yulia dan Sergei Skripal dilaporkan telah sadar selama beberapa hari sejak serangan agen syaraf di Kota London beberapa waktu lalu. Dikabarkan mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal dan putrinya Yulia dapat pindah ke AS dengan identitas baru.
Sementara intelijen Inggris berharap sesegera mungkin mendapatkan hasil dari penyelidikan kasus tersebut.
Dikutip dari Sputnik, Minggu (8/4), MI-6 Inggris telah membahas kemungkinan kerja sama dengan FBI untuk memberikan keamanan dan perlindungan bagi Skripal dan putrinya dari 'upaya pembunuhan baru'.
"Mereka akan ditawarkan identitas baru," kata sebuah sumber di pemerintah Inggris kepada surat kabar Sunday Times. Seraya menambahkan bahwa dinas intelijen telah memilih antara sejumlah negara aman, termasuk Kanada, Australia, dan Selandia Baru.
"Tempat yang jelas untuk migrasi mereka adalah AS karena ada kemungkinan lebih kecil bahwa mereka akan dibunuh dan lebih mudah untuk mempertahankan mereka di sana," kata sumber itu. Sumber itu menambahkan bahwa kedua korban telah sadar dan menyatakan harapan bahwa mereka akan membantu penyelidikan sesegera mungkin.
Yulia Skripal, putri mantan perwira GRU atau Direktorat Intelijen Utama Rusia Skripal telah sadar selama beberapa hari setelah diracuni pada awal Maret lalu. Sementara beberapa laporan mengklaim bahwa Sergei sendiri telah sadar dan mampu berbicara.
Skripal ditemukan tidak sadarkan diri di bangku pusat perbelanjaan di kota Salisbury, Inggris Raya pada 5 Maret. Tak lama kemudian, London menuduh Moskow mendalangi serangan peracunan dengan apa yang diklaim para ahli Inggris sebagai agen syaraf senjata A234 yang diduga berasal dari militer, kelompok Novichok.
Moskow telah membantah tuduhan itu, dan menunjukkan tidak adanya bukti. Setelah menolak tawaran bantuan Moskow dalam penyelidikan insiden itu, Inggris mengusir 23 diplomat Rusia, memulai gelombang langkah serupa oleh sejumlah negara, termasuk AS, Ukraina, dan berbagai negara anggota UE.
Kementerian Luar Negeri Rusia, sebagai tanggapan membalas mengusir para diplomat dan menutup Konsulat Jenderal AS di Saint Petersburg.
Baca juga:
Usai pulih, putri mantan mata-mata Rusia yang diracun di Inggris angkat bicara
Rusia kepada Inggris: Kamu akan menyesal
Dengan aplikasi ini, Anda bisa mata-matai seseorang lewat WhatsApp!
Buntut kasus mata-mata diracun, Rusia balas usir 60 diplomat AS
Terkapar di tempat umum, mantan mata-mata Rusia rupanya sudah diracun sejak di rumah
Usai usir diplomat Rusia, Australia tak akan boikot Piala Dunia