LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Indonesia terus desak 3 pilar nuklir untuk perdamaian dijalankan

Perjanjian Non Proliferasi Nuklir (NPT) memiliki tiga pilar, yaitu masalah pelucutan senjata, non-proliferasi senjata nuklir dan penggunaan energi nuklir. Indonesia sebagai anggota NPT menekankan posisinya selalu konsisten dalam implementasi NPT tiga pilar ini.

2017-03-13 13:50:03
Nuklir
Advertisement

Perjanjian Non Proliferasi Nuklir (NPT) memiliki tiga pilar, yaitu masalah pelucutan senjata, non-proliferasi senjata nuklir dan penggunaan energi nuklir. Indonesia sebagai anggota NPT menekankan posisinya selalu konsisten dalam implementasi NPT tiga pilar ini.

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno L.P Marsudi menjelaskan, ketiga pilar ini harus dilakukan secara seimbang dari tiga pilar tersebut. Menurut Retno, kaji ulang dilakukan setiap lima tahun sekali.

Ditemui dalam acara Pertemuan Konsultasi dan Dialog Regional terkait Nuclear Non Proliferation Treaty untuk kawasan Asia Pasifik, Retno menjelaskan pertemuan seperti ini akan dilakukan untuk mempersiapkan kaji ulang yang dilakukan pada tahun 2020.

"Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat aktif dalam kegiatan NPT. Kita konsisten bahwa implementasi dari NPT harus seimbang dan dengan situasi internasional yang cukup menantang, akan menjadikan kita semakin perlu mendapatkan komitmen yang tinggi dari semua negara NPT, mengenai keberhasilan yang harus dicapai dalam implementasi NPT ini," ujar Retno saat ditemui di Hotel Fairmont, Senayan, Senin (13/3).

Mantan Duta Besar RI untuk Belanda itu menjelaskan yang dipikirkan Indonesia mengenai nuklir adalah dampak pada kemanusiaannya. Oleh karena itu, Retno menyebutkan isu itu akan dibahas karena terkait dengan senjata nukir.

NPT ditandatangani sejak 1967, dan hingga saat ini sudah memiliki anggota sebanyak 190 negara. Korea Utara sempat menjadi anggota, namun kemudian mengeluarkan diri dari NPT ini.

Dalam pertemuan konsultasi ini, sebanyak 26 negara di Asia dan Pasifik hadir. Di antaranya dari Malaysia, Singapura, Thailand, Mongolia dan Yordania.

Baca juga:
Ahli nuklir sebut rudal baru Korut bisa hancurkan AS
Melihat lebih dekat perbaikan kapal induk nuklir Charles de Gaulle
Begini sepi dan sunyinya pesisir Jepang pasca-tsunami 2011
Melihat lebih dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima
8 Kejadian di masa lalu ini buat Bumi hampir kiamat!
Cegah nuklir masuk Indonesia, 6 pelabuhan dipasang alat RPM
Melihat aksi prajurit Kizinubika TNI AD

Advertisement



(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.