LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Indonesia Serukan Transisi Damai di Suriah Setelah Jatuhnya Pemerintahan Bashar Al-Assad

Kelompok pemberontak merebut ibu kota Damaskus pada Minggu (8/12) dan mengumumkan runtuhnya rezim Al-Assad.

Rabu, 11 Des 2024 10:33:00
suriah
Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta. (Dok. Kemlu RI) (© 2024 Liputan6.com)
Advertisement

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI, Anis Matta, mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam terkait perkembangan situasi di Suriah setelah jatuhnya pemerintahan Presiden Bashar al-Assad pada Minggu (8/12). Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI), Indonesia menekankan pentingnya adanya transisi damai, perlindungan terhadap warga sipil, serta upaya rekonstruksi Suriah di masa depan.

Dalam pernyataannya, Anis Matta menegaskan bahwa Indonesia menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Suriah.

"Indonesia menghormati keutuhan wilayah Suriah dan mengharapkan rakyat Suriah dapat memulai kehidupan baru yang lebih baik," ungkap Wamenlu dalam keterangan pers yang diterima oleh Liputan6.com pada Senin (10/12).

Anis juga menekankan pentingnya konsensus politik nasional untuk memastikan transisi demokratis yang berlangsung dengan damai.

Advertisement

"Rekonstruksi ekonomi dan pembangunan harus menjadi prioritas utama Suriah di tahap selanjutnya," tambahnya.

Indonesia juga menekankan pengaruh krisis Suriah terhadap stabilitas kawasan serta kondisi kemanusiaan yang semakin memprihatinkan. Dalam pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri RI juga mengajak semua pihak untuk mencari solusi melalui proses transisi yang menyeluruh, demokratis, dan damai, dengan memprioritaskan keselamatan rakyat Suriah, tanpa mengabaikan kedaulatan dan integritas teritorial negara tersebut.

Advertisement
Advertisement

Selain itu, Indonesia meminta agar semua pihak yang terlibat memastikan perlindungan terhadap warga sipil sesuai dengan ketentuan hukum internasional, terutama hukum humaniter internasional dan hukum hak asasi manusia internasional.

Berita Terbaru
  • Disambut Tari Kecak, Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama 17 Bali
  • FOTO: Sun Flower Angel Hadirkan Nuansa Baru di Kawasan Candi Prambanan
  • Tingkatkan Kapasitas Usaha dan Dorong Naik Kelas, Pengguna LinkUMKM BRI Tembus 16,46 Juta Pengusaha UMKM
  • Bandung Angklung City Festival 2026: Ratusan Musisi Meriahkan Kolaborasi Budaya
  • BPOM dan Unhas Sinergi Jaga Keamanan Pangan, Cetak Agen Edukasi Masyarakat
  • anis matta
  • bashar al-assad
  • berita update
  • kementerian luar negeri indonesia
  • konten ai
  • merdekaglobal
  • suriah
Artikel ini ditulis oleh
Editor Hari Ariyanti
B
Reporter Benedikta Miranti T.V, Tanti Yulianingsih
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.