India wajibkan yoga di sekolah, umat muslim merasa tertekan
Program Perdana Menteri Modi itu mewajibkan sekolah mengajarkan doa ajaran hindu saat siswa belajar Yoga
Perdana Menteri India, Narendra Modi, mencanangkan yoga sebagai meditasi wajib di seluruh institusi India, termasuk sekolah. Namun, kewajiban mempraktikkan Yoga dilaporkan membuat kelompok minoritas seperti umat muslim tertekan.
Seperti dilansir Stasiun Televisi Channel News Asia, Rabu (17/6), aktivitas Yoga yang diwajibkan di sekolah-sekolah turut melantunkan doa-doa sesuai kepercayaan umat Hindu.
Program yang telah masuk ke sekolah-sekolah membuat geram sejumlah staf pengajar, terutama sekolah berbasis Islam di India. Pengajaran yoga yang sarat dengan lantunan ayat Hindu tersebut juga harus diikuti oleh pelajar beragama muslim.
Rafiq Ali, selaku pegawai Sekolah Menengah Atas di Ibu Kota New Delhi mengungkapkan sesuai kurikulum yang diedarkan pemerintah, setiap murid dengan latar agama apapun harus melakoni mata pelajaran Yoga. Alhasil, 350 siswa muslim di sekolahnya semua mengikuti pelajaran itu.
"Kami juga harus menyelipkan nyanyian-nyanyian umat hindu dalam melakukan meditasi ini, seperti kata 'Om' yang kerap diucapkan selama meditasi yoga," kata Ali membacakan panduan di kurikulum.
Perdana Menteri Modi adalah pemimpin Partai Bharatiya Janata, mewakili kelompok Hindu konservatif di Negeri Sungai Gangga. Pemerintahan baru India ini beberapa kali membuat agenda-agenda yang dinilai tidak sensitif pada perbedaan agama di masyarakat.
Ali berharap pemerintah India bisa memodifikasi praktik Yoga yang harus dilakukan sekolah. Umat muslim, menurutnya, tidak keberatan harus bermeditasi bila memang aktivitas itu dianggap merupakan warisan budaya khas India.
"Bila yoga menjadi program wajib pemerintah di setiap sekolah, mengapa lantunan ayat Hindu juga diharuskan terucap? Mengapa bukan lagu kebangsaan India saja, bila India percaya yoga menjadi agenda wajib kebangsaan," kata Ali mengkritik.
Perdana Menteri Modi dikenal tergila-gila melakoni meditasi ala Yoga. Seperti dituturkan pembantu di rumahnya, Modi kerap melakukan meditasi ini setiap harinya dengan menghabiskan 20 menit dengan duduk di teras bungalow rumah dan menghadap pepohonan.
Tak sekadar menggilai yoga, Modi sekaligus menetapkan 21 Juni sebagai hari Yoga Internasional. Perserikatan Bangsa-Bangsa sudah mendukung keinginan India agar praktik yoga diakui menjadi warisan dunia.
Yoga diklaim sebagai meditasi asli dari India. Praktik meditasi ini terlacak mulai dilakukan sejak tahun 2.700 sebelum masehi.
(mdk/ard)