India Catat Rekor Kematian Tertinggi Akibat Covid-19 Sejak Juli
Selama gelombang kedua COVID-19 pada Maret dan April tahun ini, di India ribuan orang meninggal dan jutaan lainnya terpapar Covid-19.
India pada Sabtu (4/12) melaporkan jumlah kematian harian tertinggi COVID-19 sejak Juli setelah dua negara bagian memperbaiki catatan angka kematian di wilayah mereka.
Negara bagian di kawasan timur, Bihar, menambahkan 2.426 kematian yang sebelumnya tidak tercatat, sementara negara bagian di selatan, Kerala, menambahkan 263 kematian pada Minggu, kata juru bicara kementerian kesehatan federal kepada Reuters, seperti dilansir Antara, Minggu (5/12).
Berdasarkan catatan yang sudah diperbaiki itu, jumlah harian kematian adalah 2.796 jiwa --tertinggi sejak 21 Juli, menurut hitungan Reuters.
Selama gelombang kedua COVID-19 pada Maret dan April tahun ini, di India ribuan orang meninggal dan jutaan lainnya terpapar virus penyakit tersebut.
Negara-negara bagian India terus memperbaiki catatan soal jumlah kematian akibat COVID-19 yang tidak dilaporkan selama beberapa bulan terakhir ini.
Pertambahan jumlah kematian itu sejalan dengan prediksi beberapa pakar medis bahwa orang yang meninggal di India karena COVID-19 sebetulnya mencapai lebih dari 473.326 jiwa daripada yang dilaporkan sebelumnya.
Baca juga:
Gejala Varian Omicron Pada Anak Afrika Selatan Ringan
Puluhan Tahun Tinggal di Zimbabwe, Pria 72 Tahun Pulang ke India Positif Omicron
18 Penumpang Afrika Selatan yang Tiba di Belanda Positif Omicron
Keparahan Covid-19 Disebabkan Varian Omicron Rendah Berkat Vaksinasi
WHO Peringatkan Negara Asia Pasifik Siap Hadapi Lonjakan Kasus Covid karena Omicron
Malaysia Deteksi Kasus Pertama Covid-19 Varian Omicron
Jerman Larang Warga yang Tidak Divaksinasi Masuki Tempat Publik