Imam Masjid Selandia Baru Tuding Mossad di Balik Penembakan Christchurch
"Saya tidak takut mengatakan Mossad berada di balik semua ini," kata dia.
Imam Masjid E Umar di Mt Roskill, Selandia Baru, Ahmad Bhamji menuding badan intelijen Israel, Mossad, bertanggung jawab atas serangan penembakan di dua masjid di Christchurh dua pekan lalu yang menewaskan sedikitnya 50 orang dan menjadi peristiwa yang banyak disorot dunia internasional.
"Saya berdiri di sini dan saya katakan saya punya kecurigaan sangat kuat ada sekelompok orang di balik dia (pelaku penembakan) dan saya tidak takut mengatakan Mossad berada di balik semua ini," kata Bhamji dalam orasinya saat demo di Alun-alun Aotea, Auckland, pekan lalu, seperti dikutip laman Haaretz, Jumat (29/3).
"Bukan hanya mereka. Ada juga rumah bisnis, Anda tahu, rumah bisnis Zionis di balik dia (pelaku penembakan)," lanjut imam masjid terbesar di Selandia Baru itu.
Namun pemimpin Federasi Asosiasi Islam Selandia Baru, Mustafa Farouk, mengatakan pendapat Bhamji itu tidak mewakili warga muslim di Negeri Kiwi.
"Komentar baru-baru ini dari seorang individu tidak mewakili pandangan muslim Selandia Baru," kata Farouk.
Juru bicara Dewan Yahudi Selandia Baru, Juliet Moses menyebut pernyataan Bhamji itu 'kebohongan yang berbahaya' dan 'membuat nasib orang Yahudi terancam'.
Baca juga:
WNI Korban Penembakan Selandia Baru Ingin Fokus Pada Keluarga dan Pemulihan
Istri Jadi Korban Penembakan Masjid Selandia Baru, Suami Maafkan Pelaku
Usai Penembakan di Christchurch, Banyak Orang Ingin Pindah ke Selandia Baru
Austria Benarkan Teroris Selandia Baru Punya Kaitan dengan Kelompok Ekstrem Kanan
Selandia Baru Izinkan Intelijen Kerahkan Operasi Pengintaian Menyeluruh
Beda Nasib, Pria Inggris Lempar Telur Tak Seberuntung Egg Boy