LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Ilmuwan Temukan Lebih dari 60.000 Ikan Salmon Mati di Dasar Sungai Kanada

Timbunan puluhan ribu bangkai ikan salmon itu direkam oleh ilmuwan asal Jerman bernama Sarah Mund dan diunggah di Twitter pada 4 Oktober lalu.

2022-10-11 14:39:34
Kanada
Advertisement

Lebih dari 60,000 ikan salmon ditemukan mati di dasar Sungai Neekas, Provinsi British Columbia, Kanada pada 29 September lalu oleh tim peneliti dari Universitas Simon Fraser.

Tim peneliti mengungkap kematian puluhan ribu ikan salmon itu menjadi tanda dari dampak perubahan iklim pada lingkungan.

Timbunan puluhan ribu bangkai ikan salmon itu direkam oleh ilmuwan asal Jerman bernama Sarah Mund dan diunggah di Twitter pada 4 Oktober lalu.

Advertisement

Saat itu Mund dan ilmuwan-ilmuwan lainnya sedang menelusuri sungai yang berada dekat dengan komunitas Bela Bella, dekat wilayah Heiltsuk. Mund dan timnya menelusuri sungai untuk memeriksa kesehatan dan jumlah salmon yang kembali ke sungai untuk bertelur.

Namun di tengah pengecekan itu, Mund dan timnya menemukan puluhan ribu salmon mati.

Salah satu anggota tim ilmuwan memperkirakan sekitar 65,000 ikan salmon atau 70 persen populasi salmon yang belum sempat bereproduksi mati.

Advertisement

Dikutip dari laman The Hill, Selasa (11/10), setiap musim panas, ikan salmon pink dan chum akan melakukan perjalanan dari Samudera Pasifik ke sungai-sungai kecil. Ikan-ikan itu akan melanjutkan perjalanannya ke muara sungai untuk bertelur. Setelah melepaskan telur dan spermanya, sebagian besar salmon biasanya mati karena kelelahan.

Namun jumlah air yang sangat sedikit di Provinsi British Columbia membuat salmon-salmon itu terjebak di sungai sebelum mereka bereproduksi. Tim peneliti juga menemukan rombongan salmon itu pergi ke arah hulu sungai yang salah karena hujan singkat yang diikuti air pasang selama 10 hari.

Provinsi British Columbia sendiri telah mengalami musim yang cukup panas dan kering sepanjang Juli lalu. Menurut laporan Portal Informasi British Columbia Drought, cuaca itu membuat kekeringan di sepanjang pantai dan bagian timur laut provinsi tersebut.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan


(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.