Ilmuwan temukan jamur penghancur sampah plastik
"Ini sangat menarik karena menjadi tantangan lingkungan. Jika ini dapat menjadi solusi, ini akan sangat hebat,” ungkap ilmuwan senior, Illia Leitch
Para ilmuwan menemukan jenis jamur yang dapat menghancurkan plastik. Laporan yang diterbitkan London’s Kew Garden menyatakan penemuan jamur ini bisa menghancurkan polusi plastik hanya dalam beberapa minggu.
Para ahli menyebut jamur tersebut dikenal dengan nama Aspergillus tubingensis, ditemukan di Pakistan, dapat mengikis plastik seperti poliester poliuretan yang sering digunakan sebagai penyekat kulkas dan kulit sintetis.
"Ini sangat menarik karena menjadi tantangan lingkungan. Jika ini dapat menjadi solusi, ini akan sangat hebat,” ungkap ilmuwan senior, Illia Leitch, dilansir dari CNN, Kamis (13/9).
"Kami masih tahap awal penelitian, namun saya berharap dapat melihat manfaat dari jamur memakan plastik dalam lima sampai 10 tahun.”
Laporan yang melibatkan lebih dari 100 ilmuwan dari 18 negara, menemukan 2.189 spesies jamur baru yang ditemukan selama 2017, dan sekitar 2,2 hingga 3,8 juta spesies belum dijelaskan.
Kampanye larangan penggunaan plastik sekali pakai mulai merambah dunia bisnis. Diperkirakan pada tahun 2050 akan lebih banyak plastik dibandingkan ikan di laut.
Data dari Forum Ekonomi Dunia menyatakan bahwa sekitar 150 juta ton plastik membanjiri lautan ditambah delapan juta ton memasuki saluran air setiap tahunnya.
Baca juga:
Para ilmuwan ini ungkap misteri berpuluh-puluh tahun belum terpecahkan
Ilmuwan akhirnya pecahkan misteri Segitiga Bermuda
Menguji plastik ramah lingkungan yang bisa larut dalam air
Ilmuwan temukan rahasia gelap kuburan massal kuno di Peru
Tiga mahasiswa Fakultas MIPA Universitas Brawijaya Malang ciptakan teknologi baru
Gunakan pasir pantai, mahasiswa Unbraw buat alat penyerap tumpahan minyak