LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Ilmuwan AS: Varian Omicron Hampir Pasti Tidak Lebih Parah dari Delta

Ilmuwan ternama AS, Dr Anthony Fauci menyampaikan pada Selasa, sementara perlu waktu beberapa pekan untuk menilai tingkat keparahan penyakit yang disebabkan virus corona varian Omicron, indikasi awal menunjukkan varian ini tidak lebih buruk dari varian sebelumnya, dan kemungkinan lebih ringan.

2021-12-08 10:00:00
varian omicron
Advertisement

Ilmuwan ternama AS, Dr Anthony Fauci menyampaikan pada Selasa, sementara perlu waktu beberapa pekan untuk menilai tingkat keparahan penyakit yang disebabkan virus corona varian Omicron, indikasi awal menunjukkan varian ini tidak lebih buruk dari varian sebelumnya, dan kemungkinan lebih ringan.

Kepada AFP, ketua penasihat medis Presiden AS Joe Biden ini membeberkan hal yang diketahui dan tidak diketahui terkait Omicron menjadi tiga area utama: penularan, bagaimana varian ini menghindari kekebalan dari infeksi sebelumnya dan vaksin, dan keparahan penyakit.

Fauci menyampaikan, varian baru ini "jelas sangat menular", kemungkinan besar lebih menular daripada Delta, varian yang saat ini menjadi varian dominan global.

Advertisement

Akumulasi data epidemiologis dari seluruh dunia juga mengindikasikan infeksi ulang lebih tinggi dengan Omicron.

Direktur Institut Nasional Penyakit Alergi dan Menular ini menyampaikan, hasil eksperimen lab yang menguji potensi antibodi dari vaksin terhadap Omicron seharusnya keluar dalam beberapa hari sampai satu pekan ke depan.

Pertanyaan terkait keparahan, Fauci menjawab: "Hampir pasti tidak lebih parah daripada Delta."

Advertisement

"Ada beberapa saran bahwa itu mungkin tidak terlalu parah, karena ketika Anda melihat beberapa kelompok yang diikuti di Afrika Selatan, rasio antara jumlah infeksi dan jumlah rawat inap tampaknya lebih sedikit dibandingkan dengan Delta," jelasnya, dikutip dari France 24, Rabu (8/12).

Namun dia menambahkan penting untuk tidak menginterpretasikan data ini secara berlebihan karena populasi yang diikuti cenderung muda, dan kecil kemungkinannya untuk dirawat di rumah sakit.

"Menurut saya itu akan memakan waktu beberapa minggu lagi setidaknya di Afrika Selatan," jelasnya.

Afrika Selatan adalah negara di mana Omicron pertama kali terdeteksi.

"Ketika ada lebih banyak infeksi di seluruh dunia, mungkin perlu waktu lebih lama untuk melihat tingkat keparahannya."

Fauci mengatakan virus yang lebih menular yang tidak menyebabkan penyakit yang lebih parah dan tidak menyebabkan lonjakan rawat inap dan kematian adalah "skenario kasus terbaik."

"Skenario kasus terburuk adalah tidak hanya sangat menular, tetapi juga menyebabkan penyakit parah dan kemudian Anda memiliki gelombang infeksi lain yang belum tentu dikalahkan oleh vaksin atau oleh infeksi sebelumnya dari orang-orang," tambahnya.

"Menurut saya skenario terburuk tidak akan terjadi, tetapi Anda tidak pernah tahu."

Baca juga:
Ilmuwan: Varian Omicron Kemungkinan Muncul dari Pasien HIV
Cegah Omicron, Wali Kota Bandarlampung Tetap Laksanakan PPKM Level 3 dan Penyekatan
Omicron Lebih Mudah Menular tapi Mungkin Tak Menimbulkan Sakit Lebih Parah
Epidemiolog Sebut Gejala Varian Omicron Mirip Influenza
Pembuat Vaksin Peringatkan Pandemi Berikutnya Bisa Lebih Mematikan daripada Covid-19
Putusan Masa Karantina 10 Hari Jaga Kepercayaan Investor pada Indonesia

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.