LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Iklan lecehkan TKI sering dibuat perusahaan Malaysia

Kasus terakhir iklan diskon harga TKI pada 2012, tak kalah parah dari pariwara RoboVac yang kini heboh

2015-02-03 18:50:48
Malaysia
Advertisement

Pejabat Fungsi Penerangan, Sosial Budaya dan Pendidikan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur, Malaysia, menyatakan pihaknya sudah beberapa kali mendapat laporan iklan yang merendahkan Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Alhasil, iklan perusahaan RoboVac yang menyamakan pembantu Indonesia dengan barang akan segera disikapi.

Kasus yang mirip adalah iklan restoran cepat saji pada 2008. Demikian pula pariwara televisi berbayar lokal Astro, intinya juga menghina profesi pembantu rumah tangga asal Tanah Air.

Advertisement

"Kita sudah memiliki prosedur bila ada iklan yang dilaporkan menghina seperti itu. Kita pelajari untuk kemudian segera kita respon. Saat ini kita belum memiliki data konkret (tinjauan hukum)," kata Minister Konselor Pensosbud Trigustono Supriyanto saat dihubungi merdeka.com, Selasa (3/2).

KBRI berjanji akan secepatnya menangani kasus RoboVac. "Kalau isinya tidak benar (secara hukum) kita laporkan ke polisi."

Dari catatan merdeka.com, kasus iklan menghina dari negeri jiran paling akhir terjadi adalah iklan diskon TKI pada 2012. Orang menemukan selebaran tersebut adalah Direktur Eksekutif LSM Migrant Care Anis Hidayah. Selebaran itu berbunyi: "Indonesian maids now on SALE. Fast and Easy application!! Now your housework and cooking come easy. You can rest and relax, Deposit only RM 3,500! Price RM 7,500 nett."

Advertisement

Setelah selebaran itu heboh di Indonesia, DPR hingga Kementerian Luar Negeri langsung melayangkan protes keras kepada perusahaan yang jadi biang kerok.

Sedangkan untuk iklan RoboVac yang kini gantian bikin heboh, yang menemukan pertama kali adalah pengguna Facebook bernama Okina Fitriani.

Dia mengaku melihat iklan yang merendahkan tersebut di area Mal Encorp Strand, Petaling Jaya, Selangor akhir pekan lalu. Temuan itu segera dilaporkan kepada Staf KBRI Kuala Lumpur Happy Muhardy.

Iklan standing banner berbahasa Inggris itu isinya sangat mengganggu perasaan warga negara Indonesia. Bila diterjemahkan bebas, maka artinya adalah 'Gunakan produk RoboVac, pecat pembantu Indonesia anda sekarang'.

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.