Ikhwanul Muslimin serukan jihad hadapi demonstran di Mesir
"Kami menyerukan rakyat menjadi syahid untuk mencegah kudeta ini," kata pernyataan Al-Beltagui.
Pejabat tinggi Ikhwanul Muslimin Muhamad al-Beltagui kemarin mengatakan rakyat Mesir harus berjihad untuk mencegah terjadi kudeta kepemimpinan.
Pernyataan itu dia sampaikan setelah pihak militer mengumumkan ultimatum 48 jam bagi semua pihak yang bertikai untuk mengatasi perbedaan, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Rabu (3/7).
"Kami menyerukan rakyat menjadi syahid untuk mencegah kudeta ini," kata pernyataan al-Beltagui.
Pernyataan Beltagui itu menyinggung peristiwa ketika lebih dari 800 orang tewas pada demonstrasi penggulingan Presiden Husni Mubarak pada 2011.
Sementara itu kelompok oposisi telah memilih Muhammad ElBaradai untuk berbicara atas nama mereka guna menyikapi keadaan Mesir saat ini.
Barisan 30 Juni, yang di dalamnya termasuk kelompok Tamarod yang menggelar unjuk rasa besar-besaran Ahad lalu telah menunjuk ElBaradei sebagai perwakilan kelompok oposisi.(mdk/fas)