Hendak salat subuh, dokter ini dipukuli dan ditembak di luar masjid
Dia diserang oleh tiga orang.
Arslan Tajammul, dokter di Kota Houston, Negara Bagian Texas, Amerika Serikat, dipukuli dan ditembak di luar sebuah masjid kemarin saat dia hendak menunaikan ibadah salat subuh.
Koran the Telegraph melaporkan, Senin (4/7), pria berusia sekitar 30-an tahun itu diserang tiga lelaki bertopeng. Menurut Direktur Eksekutif Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) Mustafaa Carroll, Tajammul kini sedang menjalani operasi di rumah sakit.
Carrol menuturkan Tajammul baru saja memarkir mobilnya dan sedang berjalan menuju masjid Madrasah Islamiah sekitar pukul 05.30 ketika tiga pria menyergapnya dan menembaknya dua kali. Para penyerangnya kemudian melarikan diri.
Polisi mengatakan itu adalah perampokan, kami masih menunggu hasil penyelidikan," ujar Carrol.
"Sungguh aneh, karena masjid itu berada di lingkungan miskin dan penyerangnya memakai topeng," kata dia.
Sejumlah warga muslim Houston menjalankan ibadah itikaf selama hari-hari akhir Ramadan di masjid itu.
Baca juga:
Bom bunuh diri dekat Konsulat AS di Jedah, 1 tewas 2 luka-luka
5 Polisi paling tampan sedunia, bikin hati wanita meleleh
Melihat pengisian bahan bakar jet tempur F-35 di udara
Lima cerita orang berhati mulia, kembalikan uang miliaran
Kaum waria kini boleh angkat senjata jadi tentara Amerika
[Video] Obama diminta jadi presiden Amerika lagi