LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Hari Pertama Pemerintahan Joe Biden, AS Dakwa Hambali Atas Kasus Bom Bali

Dua orang lain yang juga didakwa oleh militer AS adalah warga Malaysia Muhammad Nazir bin Lep dan Muhammad Farik bin Amin, pembantu Hambali di Jamaah Islamiyah yang menjalani pelatihan dari Al Qaidah.

2021-01-22 11:20:48
Bom Bali
Advertisement

Pentagon hari ini mengatakan jaksa militer Amerika Serikat mengajukan dakwaan resmi terhadap militan asal Indonesia dan dua pelaku lainnya atas keterlibatan mereka pada peristiwa serangan Bom Bali 2002 dan Bom di Jakarta 2003.

Dakwaan ini diajukan hampir 18 tahun setelah ketiganya ditangkap di Thailand dan sudah mendekam di penjara militer AS di Teluk Guantanamo selama lebih dari 14 tahun.

Dakwaan pertama adalah terhadap Ridwan Isamuddin atau lebih dikenal dengan nama Hambali, pemimpin kelompok Jamaah Islamiyah dan diyakini menjadi pemimpin cabang Al Qaidah di Asia Tenggara, seperti dilansir laman Channel News Asia, Jumat (22/1).

Advertisement

Kelompok JI dengan dukungan Al Qaidah menjadi dalang pengeboman di Sari Club pada 12 Oktober 2002 yang menewaskan 202 orang dan pada 5 Agustus 2003 mengebom hotel JW Marriot di Jakarta yang menewaskan 12 orang.

Dua orang lain yang juga didakwa oleh militer AS adalah warga Malaysia Muhammad Nazir bin Lep dan Muhammad Farik bin Amin, pembantu Hambali di Jamaah Islamiyah yang menjalani pelatihan dari Al Qaidah, kata dokumen di Guantanamo.

"Dakwaan itu termasuk konspirasi, pembunuhan, percobaan pembunuhan, menyebabkan luka serius secara sengaja, terorisme, menyerang warga sipil, menyerang objek sipil, merusak bangunan, dan bersekongkol, semua itu melanggar hukum perang," kata Pentagon dalam pernyataan.

Advertisement

Belum diketahui mengapa dakwaan ini baru diumumkan hari ini setelah bertahun-tahun.

Pada 2016 Hambali mengajukan pembebasan dari Guantanamo tapi ditolak dengan alasan dia "masih menjadi ancaman serius bagi keamanan Amerika Serikat."

Dakwan ini diumumkan di hari pertama pemerinatahan Joe Biden.

Ketika Biden menjadi wakil presiden Barack Obama, pemimpin AS itu gagal menutup penjara Guantanamo dan hingga kini masih ada sekitar 40 tahanan mendekam di sana sebagian dibebaskan setelah diadili di AS.

Sebelumnya ada 780 tahanan terorisme di Guantanamo. Sebagian besar sudah dipulangkan ke negara masing-masing.

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.