Hanya 105 tahun sekali, besok Venus sejajar Matahari
Fenomena ini kerap diikuti kejadian mistis.
Astronom profesional dan amatir seluruh dunia sedang menanti fenomena alam perlintasan sejajar Planet Venus dan Matahari besok. Peristiwa ini selain penuh cerita mistis, dianggap berharga karena hanya terjadi 105 tahun sekali.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Selasa (5/6), Venus besok akan terlihat seperti titik kecil di Matahari. Planet dekat Bumi ini seakan-akan bergerak berlawanan arah dari bintang Tata Surya itu. Jika melewatkan peristiwa besok, seseorang baru bisa mengalami lagi paling cepat pada 2117.
Posisi sejajar ini jarang terjadi karena orbit Bumi dan Venus berbeda arah. Sepanjang sejarah astronomi modern, baru tujuh kali kejadian serupa bisa direkam manusia.
Peristiwa ini konon mendatangkan nasib buruk bagi pemburunya. Pada 1631, pengamat Jeremiah Horrocks asal Inggris meninggal tidak lama setelah melaporkan fenomena alam itu. Nasib sama menimpa astronom Prancis Guillaume Le Gentil yang memburu posisi sejajar Venus-Matahari selama 1761 hingga 1769.
Beberapa cerita mistis turut merebak. Astrolog Belgia Patrick Geryl menyatakan fenomena ini memiliki kesamaan periode dengan banjir besar melanda Atlantis 12 ribu tahun lalu. Dia memprediksi bencana besar terjadi setelah peristiwa ini terjadi.
Saat ini, ribuan astronom sudah bersiap merekam peristiwa ini di seluruh benua. Melihat posisi sejajar ini dapat membantu ahli mengukur jarak antara Bumi dengan Matahari.
Warga Indonesia dan hampir seluruh Asia diperkirakan bisa menyaksikan fenomena itu asal tidak hujan atau mendung. Badan Antariksa Amerika (NASA) mengingatkan orang yang berminat memakai kacamata pelindung atau teleskop khusus supaya terhindar dari cedera mata.
(mdk/fas)