LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Hamas tegaskan perangi Zionis, bukan umat Yahudi

Hamas tegaskan perangi Zionis, bukan umat Yahudi. Dua hari menjelang pertemuan Presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Washington, Hamas mengeluarkan pernyataan politik terbaru.

2017-05-02 18:05:12
Hamas
Advertisement

Dua hari menjelang pertemuan Presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Washington, Hamas mengeluarkan pernyataan politik terbaru. Dalam pernyataan itu Hamas menyatakan menerima kesepakatan batas wilayah negara Palestina pada 1967 tanpa mengakui keberadaan Israel.

Pemimpin Hamas Khalid Misyaal mengumumkan pernyataan politik itu dalam jumpa pers di Doha, Qatar, kemarin.

"Hamas mendorong kemerdekaan seluruh wilayah Palestina tapi siap mendukung negara sesuai batas 1967 tanpa mengakui Israel atau menyerahkan hak apa pun," kata dia, seperti dilansir laman Russia Today, Selasa (2/5).

Dalam pernyataan itu juga disebutkan, Hamas mendukung keberadaan dan kedaulatan penuh negara Palestina, dengan ibu kota Yerusalem sesuai 4 Juni 1967 serta kembalinya para pengungsi dan siapa pun yang terpaksa meninggalkan rumahnya karena diusir sebagai syarat konsensus nasional.

Batas negara 1967 yang dimaksud adalah garis wilayah pada gencatan senjata 1949 sebelum Perang Enam Hari pada 1967 yang membuat Israel berhasil mencaplok Tepi Barat dan Yerusalem Timur dari Yordania dan Jalur Gaza dari Mesir.

Piagam politik Hamas sebelumnya pada 1988 menyatakan mereka menerima amanah seluruh rakyat Palestina, termasuk yang saat ini berada di wilayah Israel. Otoritas Palestina yang kini mengelola Tepi Barat, mendukung negara Palestina sesuai perbatasan 1967. Hamas saat ini menguasai Jalur Gaza. Amerika Serikat menyebut Hamas sebagai kelompok teroris. Sedangkan Uni Eropa sudah mengeluarkan Hamas dari daftar kelompok teroris.

Dalam pernyataan politik terbaru ini Hamas menyatakan tidak memerangi rakyat Israel atau umat Yahudi, tapi hanya Zionis yang menjajah rakyat Palestina.

"Hamas menegaskan hanya berkonflik dengan proyek Zionist, bukan dengan Yahudi karena agamanya," tutur pernyataan tersebut. "Hamas tidak berperang dengan orang Yahudi karena mereka beragama Yahudi, tapi berperang melawan kaum Zionis yang menjajah Palestina."

Israel menolak pernyataan Hamas sebelum diumumkan. Juru bicara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Hamas sedang mencoba mengelabui dunia, tapi tidak akan berhasil.

"Hari ketika Hamas berhenti menggali terowongan dan mengalihkan seluruh sumber dayanya untuk membangun infrastruktur dan berhenti mendidik anak-anak untuk membenci Israel, maka itu baru perubahan," kata pernyataan kantor perdana menteri Israel kemarin.

Baca juga:
Radiohead diminta batalkan konser di Israel demi dukung Palestina
Aksi pemuda Palestina lawan serangan tentara Israel pakai ketapel
Peringati pendudukan Israel, tahanan Palestina mogok makan
Meratapi warga di Jalur Gaza terancam hidup tanpa listrik
Ini sebab mengapa Timur Tengah selalu menjadi kawasan penuh konflik

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.