LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Hamas dan Jihad Islam serukan intifada demi Masjid Al-Aqsa

Hamas dan Jihad Islam serukan intifada demi Masjid Al-Aqsa. Israel terus berusaha menguasai Masjid Al-Aqsa selepas insiden penembakan Jumat lalu. Negeri Zionis sampai menutup dan melarang warga Palestina melakukan salat Jumat dan bahkan memasang detektor bagi warga Palestina yang ingin melakukan ibadah di sana.

2017-07-19 06:12:00
Hamas
Advertisement

Israel terus berusaha menguasai Masjid Al-Aqsa selepas insiden penembakan Jumat lalu. Negeri Zionis sampai menutup dan melarang warga Palestina melakukan salat Jumat dan bahkan memasang detektor bagi warga Palestina yang ingin melakukan ibadah di sana.

Kelompok Hamas dan Jihad Islam mengecam perlakuan Israel ini. Mereka memperingatkan 'pendudukan Israel' dan melawan agresi Negeri Bintang Daud tersebut di Masjid Al-Aqsa.

"Masjid Al-Aqsa merupakan garis merah dan tidak mungkin untuk tetap diam dalam menghadapi serangan terhadap Al-Aqsa," kata Hamas dan Jihad Islam dalam pernyataan tertulis mereka, seperti dilansir dari Israel National News, Selasa (18/7).

Kedua organisasi ini meminta masyarakat Palestina melawan dan membela Masjid Al-Aqsa. Mereka juga menyerukan warga Palestina melakukan Intifada alias bentuk perlawanan sengit serentak bergelombang warga Palestina terhadap Israel.

"Demonstrasi massa harus dilakukan di seluruh tanah air dan warga Palestina di luar negeri harus mengekspresikan perlawanan terhadap agresi Zionis. Kalian (warga Palestina) harus menegaskan kembali komitmen untuk mendukung Masjid Al-Aqsa," imbuh kelompok ini.

Usai serangan di Masjid Al-Aqsa yang menewaskan dua polisi Israel, pemerintah Zionis memasang alat detektor di depan pintu masuk masjid tersebut. Hal menimbulkan kecaman dari berbagai pihak, salah satunya Arab Saudi.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz dilaporkan meminta para pejabat Amerika Serikat untuk mendesak Israel supaya mau membuka kembali Masjid Al Aqsa di Yerusalem, Palestina.

Laporan yang dimuat portal Elaph menyebut Raja Salman berbicara dengan pejabat AS untuk meminta masjid suci ketiga umat Islam itu dibuka.

Dalam laporan itu juga disebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji kepada pejabat AS untuk mengembalikan status quo Masjid Al-Aqsa sebagaimana yang diinginkan kaum muslim sedunia dan warga Yerusalem.

Ratusan warga juga terlihat berunjuk rasa usai melaksanakan salat di luar dua pintu masuk ke masjid kemarin.

"Masjid Al-Aqsa, jiwa raga kami!" seru mereka seraya polisi Israel mendesak mereka mundur.

"Kami tidak akan menyerah," ujar jamal Abdallah, warga Palestina yang kini tinggal Negara Bagian Arizona, Amerika Serikat dan berencana mengunjungi Al-Aqsa tapi kemudian tidak jadi karena kondisi menghalangi.

Baca juga:
Israel pertama kali larang muslim Palestina salat Jumat di Al Aqsa
Israel pasang detektor di Masjid al-Aqsa, jamaah salat di luar
Warga Palestina kecam Israel pasang detektor di Masjid Al-Aqsa
Usai salat malam berjemaah, warga Palestina dihajar aparat Israel
Video insiden pemicu Israel berbuat semena-mena di Masjid Al-Aqsa

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.