Gila, bukan nuklir tapi 5 ledakan ini terdahsyat sepanjang sejarah
Bukan juga bencana alam, tapi insiden di daftar ini sangat merusak. Ledakan Tianjin jadi seperti petasan
Dua hari lalu, dunia dikejutkan kabar dari Kota Tianjin, China. Sebuah gudang di pelabuhan Distrik Binhai meledak hebat, menyebabkan 44 orang tewas serta melukai 500 orang lainnya. Saksi mata menampilkan rekaman foto serta video yang menunjukkan kedahsyatan dua bola api raksasa dari tempat penyimpanan gas cair tersebut.
Kepolisian menyatakan kekuatan ledakan ini setara 21 ton TNT. Artinya insiden Tianjin menjadi ledakan non-alami sekaligus bukan nuklir paling merusak sepanjang tahun ini.
Rupanya ledakan yang masuk kategori seperti insiden Tianjin cukup sering terjadi. Daya rusak maupun korban jiwa yang yang ditimbulkan ledakan-ledakan itu jauh lebih parah dari yang dialami Tianjin.
Dari pelbagai sumber, merdeka.com mengumpulkan lima insiden ledakan yang mirip Tianjin, tapi lebih merusak. Ada yang dipicu perang, ada juga karena kecelakaan pabrik.
Di mana saja peristiwa ledakan dahsyat sepanjang sejarah dipicu manusia yang bukan nuklir atau bencana alam? Simak daftarnya berikut:
Jangan lewatkan:
Ini aliran dana yayasan Supersemar Soeharto sejak tahun 1975
Kalau lihat video ini, kamu nggak bakal heran Jakarta banjir terus
Aneh, 5 tempat ini 'dikuasai' orang-orang kembar
Perjuangan orang-orang kecil ini buat Ahok iba sampai beri santunan
Ini pidato lengkap Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR
Ledakan beruntun Messines
Pada puncak Perang Dunia I, Inggris menyerang balik Jerman. Jaringan ranjau masif ditanam di perbatasan Messines-Wytschaete, yang menjadi basis ekspansi tentara Jerman menuju wilayah barat Eropa.
Kekuatan ranjau itu setara 455 ton bom ammonal. Pada 7 Juni 1917, ranjau itu diledakkan bersamaan, tanpa diketahui oleh pasukan Jerman, memicu suara paling memekkan telinga sepanjang sejarah. Hasilnya sangat merusak. Lebih dari 10 ribu pasukan Jerman tewas akibat ledakan ranjau tersebut. Imbas letusan ranjau ini memunculkan 19 lubang raksasa.
Suara letusan yang susul menyusul dari wilayah Jerman itu, berdasarkan catatan sejarawan, terdengar hingga Irlanda. Rekor Perang Messines sebagai insiden ledakan paling merusak sepanjang sejarah baru pecah setelah bom atom ditemukan pada Perang Dunia II.
Ledakan Oppau
Insiden di Kota Oppau, Jerman ini mirip dengan kasus Tianjin. Bedanya, yang meledak adalah pabrik pupuk milik perusahaan BASF.
Insiden ini terjadi pada 21 September 1921. Diperkirakan 4.500 ton amoniak meledak, menghancurkan seluruh pabrik, bahkan seluruh kota. Area kerusakan dari perhitungan polisi mencapai 30 kilometer dari pabrik.
Sebanyak 560 orang tewas, baik warga maupun pekerja BASF. Tidak diketahui dengan pasti mengapa pabrik pupuk itu tiba-tiba terbakar hebat sehingga memicu ledakan.
Ledakan AZF
Lagi-lagi pabrik pupuk yang memicu ledakan dahsyat dalam sejarah umat manusia, selain karena nuklir dan bencana alam. Kali ini kita beralih ke pabrik AZF yang terletak di Kota Toulouse, Prancis.
Insiden ini terjadi pada 21 September 2001. Akibat persoalan di gudang penyimpanan, amoniak sebagai bahan pupuk meledak. Kekuatan ledakan ini setara 40 ton TNT. Momen ledakan paling keras memicu gempa setara 3,4 skala richter.
Tak cuma pabrik, ledakan ini merusak 30 ribu bangunan di sekitar kota Toulose. Korban tewas 'cuma' 29 orang, tapi lebih dari 2.500 lainnya luka berat. Sedangkan warga maupun pekerja yang luka ringan mencapai lebih dari 8 ribu orang.
Suara ledakan di Pabrik AZF terdengar hingga jarak 80 kilometer. Pabrik pupuk ini terpaksa harus memberi ganti rugi 2 miliar Euro kepada korban insiden tersebut.
Ledakan gudang peluru Cyprus
Agak berbeda, ledakan mahadahsyat kali ini dipicu oleh terbakarnya gudang amunisi milik militer Cyprus. Pangkalan Evangelos Florakis terbakar pada 11 Juli 2011.
walau langsung coba dipadamkan, ternyata api lebih cepat menyambar gudang amunisi. Alhasil ledakan menghebat. Lebih parah lagi, kebakaran tersebut menjalar ke PLTA Vassillikos, pembangkit listrik terbesar di negara itu, yang berada 500 meter dari pangkalan.
Dari laporan tentara Cyprus, 98 kontainer memuat TNT, mesiu, dan peledak lainnya meledak bersamaan. Hasilnya, 13 tentara tewas dan 50 lainnya cedera. Beruntung, kediaman warga cukup jauh.
Kendati begitu, tetap saja seluruh bangunan berjarak 10 kilometer dari lokasi awal ledakan luluh lantak. Seismometer mencatat terjadi gempa kecil akibat ledakan ini, mencapai 3 skala richter.
Insiden kereta Lac Megantic
Sebelum Tianjin, inilah insiden ledakan paling buruk sepanjang lima tahun terakhir. Puluhan gerbong kereta pengangkut minyak mentah melesat dari rel, menghantam apartemen di Kota Lac Megantic. Hasil investigasi ada kesalahan dalam sistem rem, sehingga kereta keluar jalur.
Kereta menghantam kawasan padat penduduk di Provinsi Quebec, Kanada. Setelah menabrak gedung, rangkaian kereta itu meledak memicu bola api raksasa. Ada 12 gerbong mengangkut minyak, berkekuatan setara 100 ton TNT.
Korban tewas mencapai 42 orang, kemudian 80 orang hilang, diasumsikan tewas. Imbas dari bencana ini, 2 ribu penduduk terpaksa mengungsi karena kota Lac Megantic rusak parah hampir di semua sudut. Ledakan itu merambat ke gedung-gedung lain, memicu kebakaran massal. Pemadam keba
karan asal Amerika Serikat sampai diperbantukan untuk memadamkan api yang baru jinak setelah tiga hari insiden.
(mdk/ard)