Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Kepulauan Kuril Rusia, Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi dengan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Kepulauan Kuril di Rusia pada Rabu (25/3). Namun gempa tersebut tak berpotensi tsunami.
Gempa bumi dengan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Kepulauan Kuril di Rusia pada Rabu (25/3) tidak berpotensi menimbulkan tsunami, menurut pejabat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, mengatakan pusat gempa bumi itu berada di koordinat 48,95 Lintang Utara dan 157,53 Bujur Timur, tepatnya di Samudra Pasifik sekitar 198 kilometer arah tenggara Kepulauan Kuril, pada kedalaman 49 kilometer.
Rahmat mengatakan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi itu merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka.
"Hal analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi ini dipicu oleh adanya penyesaran naik atau thrust fault," jelasnya, dilansir dari Antara.
Getaran akibat gempa bumi tersebut dirasakan di daerah Kepulauan Kuril dan sekitarnya pada skala intensitas V MMI, dirasakan oleh hampir semua penduduk.
"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," pungkasnya.
Peringatan Tsunami di Hawaii
Gempa di Kepulauan Kuril ini dirasakan sampai Hawaii. Di wilayah itu sempat muncul peringatan dini tsunami dan kemudian dicabut tak lama kemudian.
Gubernur Hawaii, David Ige mengimbau kepada penduduknya untuk tetap mencari sumber berita resmi.
Dia meretweet link dari Pusat Peringatan Tsunami Nasional Amerika Serikat yang mengatakan lembaga itu sedang bekerja memetakan ancaman. Demikian dikutip dari Fox News, Rabu (25/3).
(mdk/pan)