Gelombang panas jadi berkah bagi industri pariwisata di Inggris
Data terkini menunjukkan bahwa objek wisata seperti Hampton Court, Greenwich Park dan London Zoo sejauh ini telah terjadi peningkatan pengunjung sebanyak enam persen dibandingkan dengan pengunjung tahun lalu.
Industri pariwisata Inggris memuji gelombang panas saat ini di negeri tersebut sebagai durian runtuh, ketika pelancong berkumpul ke objek pariwisata tempat terbuka di London mencatat rekor.
Data terkini menunjukkan bahwa objek wisata seperti Hampton Court, Greenwich Park dan London Zoo sejauh ini telah terjadi peningkatan pengunjung sebanyak enam persen dibandingkan dengan pengunjung tahun lalu.
Restoran, bar dan kafetaria dengan teras terbuka, seperti bar atap bangunan Madison di dekat St. Paul's, juga telah dilaporkan 'dipadati' pelancong dan jumlah mereka pekan lalu mencapai 30 persen lebih banyak dibandingkan dengan pelancong pada musim panas tahun lalu.
Pekan lalu, ketika matahari hampir bersinar terus-menerus, pemasukan kelompok tersebut 11 persen lebih banyak dibandingkan dengan priode yang sama tahun lalu, dilansir Antara.
Heart of London Business Alliance, yang mewakil pedagang di Leicester Square di bagian tengah Ibu Kota Inggris, pada Senin (6/8) mengatakan penjualan eceran naik sampai tujuh persen pada Juni.
Di seluruh West End, jumlah pelancong naik 1,7 persen, pertumbuhan bulan pertama dari tahun-ke-tahun sejak Oktober lalu. Itu terjadi setelah enam bulan jumlah pelancong turun.
Petugas prakiraan cuaca Inggris mengatakan udara panas saat ini berlangsung terus sampai Rabu, ketika udara lebih dingin karena gelombang Atlantik memasuki Inggris.
Inggris diperkirakan akan mengalami gelombang panas sampai akhir Oktober.
Baca juga:
Suhu panas paksa warga Finlandia tidur di toko kelontong
Hari ini dan besok, suhu di Bandung diprediksi capai 16 derajat
Gelombang panas landa Paris
Udara panas landa Eropa, hewan di kebun binatang makan makanan beku
Gelombang tinggi di Laut Selatan Jawa diperkirakan hingga minggu depan
Hujan badai terjang India, 49 orang tewas
85 Bangunan di pesisir selatan Sukabumi rusak diterjang gelombang