Gara-gara pake riasan mata, wanita Saudi dilecehkan polisi
Padahal kala itu, dia belanja bersama suaminya.
Seorang wanita Saudi, bernama Fatma Ibrahim Hussein, dibuntuti polisi Arab Saudi lantaran memakai riasan wajah ketika sedang melihat-lihat di toko perhiasan. Padahal kala itu, dia belanja bersama suaminya.
Polisi membuntutinya dan mengatakan pada pelayan toko untuk tidak melayani wanita tersebut. Mereka mengatakan pakaian yang digunakan Fatma terlalu 'provokatif'.
Dilansir dari surat kabar Daily Mail, Sabtu (18/7), wanita ini menjadi kesal dan kemudian meminta polisi itu menyebutkan nama.
"Nama saya Fatma Ibrahim Hussein. Katakan siapa nama Anda, jika memang Anda lelaki sejati," kata dia, marah.
Fatma marah karena para polisi itu memperlakukan dia sebagai seorang narapidana. Mereka juga telah menghasut para pelayan toko untuk tidak melayani dia sebagai pembeli.
Usut punya usut, riasan mata yang digunakan Fatma yang membuat polisi berbuat demikian. Di Arab Saudi ada hukum yang sangat ketat untuk para perempuan.
Wanita tidak boleh keluar rumah tanpa didampingi muhrim, tidak boleh mengenakan riasan wajah ketika mengendarai mobil, dan wajib memakai penutup kepala di mana pun dia berada.
Menurut Fatma, dirinya telah melakukan semua sesuai hukum.
"Saya kan tidak menyetir, jadi boleh dong saya pakai riasan mata. Saya pergi bersama suami saya. Ini merupakan pelecehan," seru dia.
Fatma berencana untuk melaporkan pelecehan ini ke Komite Saudi bidang Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan.
(mdk/ard)