Galakkan kebijakan dua anak, China beri imbalan setiap kelahiran
Galakkan kebijakan dua anak, China beri imbalan setiap kelahiran. Hal tersebut untuk mendorong kenaikan tingkat kelahiran di Negeri Tirai Bambu.
Pemerintah China kini tengah mempertimbangkan untuk memberikan imbalan kelahiran dan subsidi. Hal ini diberikan untuk mendorong masyarakat memiliki anak kedua, demi mempercepat pertumbuhan angka kelahiran.
Pemberian imbalan dan subsidi untuk kelahiran anak kedua ini diberikan, lantaran sebuah survei menyatakan banyak yang ogah punya anak kedua. Alasan mereka karena kendala ekonomi.
Seperti dilaporkan Asian Correspondent, Selasa (28/2), Wang Peian, Wakil Menteri Komisi Kesehatan Nasional dan Keluarga Berencana China, mengungkapkan rencana kebijakan pemerintah China tersebut.
"Itu (kebijakan dua anak) benar-benar memenuhi harapan, meski demikian masih ada hambatan yang harus dibenahi," ujar Wang.
"Untuk memiliki anak kedua, saat ini merupakan hak setiap keluarga di China, namun krisis ekonomi sepertinya menjadi hambatan yang cukup besar untuk mereka dan juga negara," sambungnya.
Sejak tahun lalu, tingkat kelahiran naik menjadi 17,8 juta. Hal tersebut merupakan pencapaian tertinggi sejak 2000.
Kebijakan dua anak mulai dicanangkan pemerintah Negeri Tirai Bambu pada akhir 2015. Padahal sebelumnya, China terkenal dengan negara berkebijakan 'satu anak'.
Pergantian kebijakan ini lantaran generasi produktif semakin sedikit. Hal tersebut bisa berdampak pada ekonomi negara.
Baca juga:
Dianiaya pacar, dada model China ini hampir 'meledak'
Produk minuman China dikecam karena bilang bisa memperbesar payudara
Mengintip ritual pengantin arwah di China yang mematikan
China hampir rampung bangun pangkalan militer di Laut China Selatan
Memukaunya aksi parkour di istana es Harbin