LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Gagal negosiasi, sandera Inggris dan Italia dibunuh Al-Qaidah

Korban bernama Chris McManus dan Franco Lamolinara. Keduanya menggarap proyek konstruksi sebelum diculik.

2012-03-09 10:16:30
Al Qaidah
Advertisement

Regu pembebas yang dikirim militer gabungan Inggris dan Nigeria ke Kota Sokoto, Nigeria, gagal menyelamatkan dua warga sipil yang diculik salah satu organisasi yang tergabung dengan gerakan radikal Al-Qaidah. Upaya negosiasi membebaskan keduanya gagal, sehingga serangan militer dilancarkan. Namun, dua sandera telah dibunuh lebih dulu oleh para penculiknya.

BBC melaporkan, Jumat (9/3), korban adalah Chris McManus, asal Inggris dan Franco Lamolinara, dari Italia. Mereka bekerja di Nigeria untuk menggarap proyek konstruksi, sebelum kemudian diculik di Kota Kebbi, barat daya Nigeria.

Informasi penculikan keduanya muncul tahun lalu, saat kelompok Boko Haram, yang diduga merupakan jaringan Al-Qaidah, mengirimkan video ke televisi internasional. Di tayangan itu, terlihat McManus dan Lamolinara ditutup matanya, dan di belakang mereka, para penculik meminta tebusan.

Koordinasi segera dilakukan militer Inggris dan Nigeria setelah informasi detail didapatkan terkait posisi para penculik pekan lalu. Sebelumnya, negosiasi antara pemerintah Inggris dan Italia dengan para pelaku selalu menemui jalan buntu.

Perdana Menteri Inggris David Cameron mengungkapkan bela sungkawa dan penyesalan karena upaya penyelamatan kemarin gagal. "Pasukan penyelamat melihat kesempatan menyelamatkan mereka, tapi saat berhasil menerobos, keduanya telah terbunuh," ujar Cameron.

Kelompok Boko Haram selama ini merupakan gerakan separatis di Nigeria. Pihak intelijen Inggris percaya kelompok yang menculik warga sipil itu merupakan pecahan gerakan separatis yang lebih dekat dengan Al-Qaidah. Lima tahun terakhir, jaringan terorisme internasional memperkuat pengaruhnya di Afrika Utara, termasuk Nigeria.   (mdk/fas)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.