Gadis India tewas dan digantung di pohon tak diperkosa
Ahli forensik mengumumkan hasil pemeriksaan mereka atas dua jenazah itu.
Remaja India dibunuh dan digantung di pohon mangga wilayah Desa Katra, Negara Bagian Uttar Pradesh ternyata tidak mendapatkan kekerasan seksual. Hal ini disampaikan ahli forensik yang mengautopsi jasad mereka.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Kamis (21/8), remaja usia 14 dan 15 tahun itu awalnya diduga korban pemerkosaan, setelah itu baru dibunuh, dan digantung. Namun tim forensik mengaku tidak menemukan tanda-tanda kekerasan seksual atau pelecehan lain.
Dalam tubuh dua remaja itu tidak ditemukan DNA lelaki dan kondisi fisik para gadis baik-baik saja. Bahkan para tersangka tidak terbukti melakukan pelecehan.
Kasus pada Mei ini sangat menyita perhatian sejagat lantaran dinilai terlalu biadab. Menurut sumber awal kedua korban diperkosa lalu digantung. Ternyata hasil autopsi kali ini membuktikan dalam tubuh mereka tak ada pernah ada kekerasan seksual.
(mdk/din)