Filipina-Vietnam protes pendaratan pesawat China di pulau buatan
Beijing dianggap kembali memprovokasi isu batas wilayah Laut China Selatan
Vietnam dan Filipina kini memprotes uji landasan pacu yang baru dibangun di atas pulau sengketa di Laut China Selatan. Pasalnya, pesawat China mencoba mendarat di bandara baru pulau buatan itu.
Menurut Filipina, dilansir dari Washington Post, Senin (4/1), China melanggar kedaulatan di wilayah Laut China Selatan.
Vietnam, yang sudah lebih dulu melakukan protes menuduh China melanggar kedaulatan dan pakta terbaru dengan mendaratnya pesawat di landasan pacu itu. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Vietnam, Le Hai Binh menyatakan landasan itu dibangun secara ilegal di Fiery Criss Reef, Kepulauan Spratly. Vietnam mengklaim wilayah itu sebagai bagian dari wilayah Vietnam.
Sementara, Kementerian Luar Negeri China menolak tuduhan itu, dan mengatakan uji landasan pacu dibangun di atas karang, yang disebut Yongshu Jiao oleh warga China. Menurut China, wilayah itu masuk dalam kedaulatannya.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying, menjelaskan pihaknya menggunakan pesawat udara sipil dalam melakukan uji penerbangan itu.
"China memiliki kedaulatan atas Kepulauan Nansha (Spratly) dan perairan yang berdekatan dengan itu. Dan kami tidak menerima tuduhan tak berdasar dari Vietnam," ujarnya.
Kementerian Luar Negeri Vietnam di Hanoi menyerahkan nota protes ke kedutaan China dan meminta negara itu tidak melakukan tindakan itu lagi. Dalam protesnya, Vietnam mengatakan penerbangan itu sebagai pelanggaran serius.
Sengketa Laut China Selatan masih terus berlangsung. Negeri Tirai Bambu itu mengklaim hampir semua wilayah di sana lantaran dipercaya memiliki cadangan minyak dan gas dalam jumlah besar. Laut China Selatan sendiri merupakan salah satu perairan tersibuk.
Baca juga:
Beijing meradang lagi, dua jet AS terbang di atas Laut China Selatan
RI-Jepang imbau semua aktor di Laut China Selatan kurangi ketegangan
Gatot Nurmantyo: TNI tak mudah terpancing situasi Laut China Selatan
Konflik Laut China Selatan, Korsel kirim 2 jet tempur ke Filipina
Presiden Obama ajak makan siang pemimpin ASEAN di California