Facebook akhirnya buka suara soal kebocoran data pengguna
Facebook akhirnya buka suara soal kebocoran data pengguna. Facebook akhirnya menanggapi apa yang sedang dilakukan dua pimpinannya, Mark Zuckerberg dan Sheryl Sandberg, setelah beberapa hari lalu muncul laporan penyalahgunaan data para pengguna oleh perusahaan Cambridge Analytica.
Facebook akhirnya menanggapi apa yang sedang dilakukan dua pimpinannya, Mark Zuckerberg dan Sheryl Sandberg, setelah beberapa hari lalu muncul laporan penyalahgunaan data para pengguna oleh perusahaan Cambridge Analytica.
Keduanya sedang fokus mengatasi masalah yang melibatkan data puluhan juta pengguna Facebook.
"Mark, Sheryl dan tim, mereka bekerja sepanjang waktu untuk mengumpulkan fakta dan mengambil langkah yang tepat ke depannya, karena mereka menganggap masalah ini serius," kata pihak Facebook dalam pernyataannya, seperti dikutip dari The Verge, Rabu (21/3).
Pemilik WhatsApp dan Instagram itu juga menegaskan komitmennya untuk melindungi data semua orang.
"Kami sangat marah karena telah ditipu. Kami berkomitmen menegakkan semua kebijakan kami melindungi informasi semua orang dan akan mengambil langkah apa pun yang dibutuhkan," jelas Facebook.
Pernyataan Facebook ini dinilai berisi sejumlah pesan penting. Pertama, respons Facebook terlihat emosional, mengingat perusahaan pada pekan lalu menyebut tindakan Cambridge Analytica "tidak dapat diterima", kini mereka mengaku sangat marah.
Kedua, pernyataan Facebook dinilai membuat perusahaan terlihat sebagai korban, dan tidak turut andil dalam penyalahgunaan data. Pesan terakhir, Facebook sadar banyak orang ingin mendengarkan penjelasan langsung Zuckerberg.
Zuckerberg selaku CEO dan Sandberg sebagai COO, tengah menghadapi kritik karena masih menutup mulut atas penyalahgunaan data 50 juta pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica.
Perusahaan yang menjadi mitra kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) Donald Trump pada 2016, itu dituding mengambil data secara tidak benar dari peneliti akademis, Aleksandr Kogan, dan menggunakannya untuk mengumpulkan informasi tentang lebih dari 50 juta profil di Facebook.
Reporter: Andina Librianty
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Inggris dan AS panggil Mark Zuckerberg soal dugaan pencurian data
Ramai skandal Facebook, begini cara lindungi data online Anda
Apa itu Cambridge Analytica, dan haruskah kita tinggalkan Facebook selamanya?
Bungkam soal data pengguna Facebook yang bocor, Mark Zuckerberg dicari Parlemen Eropa
Buntut kasus kebocoran data, Facebook dituntut ke pengadilan oleh para pemegang saham
Jutaan data pribadi pengguna Facebook diduga bocor lewat kuis
Data pengguna Facebook bocor, Mark Zuckerberg kehilangan harta ratusan triliun
Puluhan juta data penggunanya bocor, pendiri Facebook diam seribu bahasa
Pendiri WhatsApp serukan hapus Facebook
Skandal Cambridge Analytica, politik kotor & bobolnya data Facebook